Dalam kejuaraan Indonesian Sentul Series Of Motorsport seri kedua yang berlangsung pada 1-3 April 2016, Davi Saputra kembali turun pada dua kelas yaitu Mercedes Benz Indonesia Championship B5 dan Super Touring Car Championship 1 (2100 – 3500) – Mercedes Benz.

Untuk seri kedua, kendala transmisi sehingga tidak bisa latihan dan tanpa hasil maksimal pada kualifikasi masih memayunginya. Tetapi berbekal dengan keyakinan, Davi Saputra berhasil merebut juara pertama untuk kelas Mercedes Benz Indonesia Championship B5. Keberhasilan ini tentu dapat mengobati kegagalannya pada seri sebelumnya.

Davi Saputra yang untuk 2016 bergabung dengan Ponsco Racing Team, memang nyaris menjadi juara pada seri pertama lalu. Dirinya sudah memimpin, namun mesin Mercedes Benz 320E jebol menjelang garis finish sehingga harus merelakan kemenangan yang sudah didepan matanya. 
Berbekal dari kegagalan tersebut, Davi yang saat ini mendapatkan dukungan dari Airi Water langsung menyiapkan kendaraannya lebih maksimal. “Persiapan sangat penting, intinya setelah race seluruh mesin akan dibongkar untuk memastikan agar dapat mengikuti kompetisi.
Untuk seri kedua, memang mobil yang saat ini telah dikurangi bobotnya menjadi 1200kg mengalami sedikit terkendala. Mobil ini baru siap menjelang kualifikasi setelah memperbaiki transmisi yang tidak dapat berpindah. Namun ketika memasuki kualifikasi, kabel ECU tidak berfungsi sehingga hanya mampu menyelesaikan 2 putaran saja.

Rencananya setelah mengalami perbaikan, Davi akan mengikuti kualifikasi untuk kelas Super Touring Car Championship 1 (2100 – 3500) – Mercedes Benz. Tetapi hujan turun cukup deras sehingga posisi start untuk besok ditentukan dengan undian. Dan harus memulai dari line up ke 24.

Sayangnya, kendala kembali hadir dalam balapan keduanya. “Sebenarnya saya sempat berada diposisi kedua. Tetapi saat safety car masuk lintasan, saya disalip oleh salah satu peserta. Selanjutnya rem saya nge’lock sehingga harus mengatur kecepatan.”

Walau finish diurutan ke 16 dari keseluruhan peserta yang berlaga, Davi tetap kurang puas dengan hasil untuk balapan keduanya. “Semoga untuk seri selanjutnya, saya dapat memaksimalkan mobil sehingga bisa bersaing dalam dua kelas,”pungkasnya.

