Hanya keberuntungan yang belum berpihak pada tim Melia Laundry Sencaki kali ini. Setelah hari pertama pak Fen yang sempat mendapat fastest lap di hari kedua pak Fen yang memiliki target untuk menjaga posisi agar tetap di peringkat kelima akhirnya harus terpleset turun ke peringkat keenam.

Hal itu terjadi saat SS 6 di tikungan terakhir yang sedikit tricky, dia terguling (bahasa kerennya klontang) yang mengakibatkan dia kehilangan waktu sekitar 15 detik. Walapun tetap finis namun poin dapat direbut oleh Y.Imon. padahal hingga SS 5 perilolehan poin dengan peringkat keempat hanya 2 poin, kemungkinan untuk merebut peringkat keempat masih terbuka lebar, namun apa daya.

Sedangkan pak Edi BJ yang mesinnya baru saja diperbaiki bagian transmisinya langsung klontang di SS 4 pada hari kedua ini. Hal itu menyebabkan waktu terbuang sebanyak 10-15 detik. Selain waktu ternyata muncul permasalahan lainnya, yaitu oli mesin masuk kedalam ruang bakar. Alhasil untuk SS 5 dan SS 6 mesin 2JZ miliknya tidak dapat bekerja secara maksimal.

Setelah SS 5 di lalui Edi BJ dengan cukup lancar tanpa masalah, di SS 6 Edi BJ kembali klontang di tikungan yang sama dengan pak Fen. Yaitu tikungan ke kanan yang agak menurun. Memang cukup tricky dan banyak juga yang terguling disana.

Edi BJ yang berencana bakal bertarung habis-habisan pada hari kedua ternyata harus puas berada di peringkat ke 17 kelas Upper 2500 dengan jumlah poin 31.
Jangan putus semangat bapak-bapak!! Perjuangan masih panjang, masih ada seri final yang menunggu di libas.

