Melakoni balapan tentu ada unsur ‘keberuntungan’, sayangnya ‘sang Dewi Fortuna’ tidak hadir menemani Farid Pardiansyah dalam mengikuti ajang GT Radial Auto Gymkhana pada 8 Juli di GOR Arcamanik – Bandung. Rencananya sang pembalap asal Bali ini akan turun di kelas A2, A3, F dan B2, tetapi harapannya pupus saat beragam kendala menghampirinya.
Honda Brio yang digunakan tiba – tiba mengalami overheat ketika menjalani heat kedua, padahal Farid telah siap untuk memaksimalkan kemampuannya. Begitu pula pada kelas B2, menggunakan Mitsubishi T120ss memang hal yang baru dilakukannya. Hasilnya salah satu cone menjelang finish tersenggol.
“Balapan kali ini saya belum beruntung, mulai mobil brio yang mendadak overheat sampai menyenggol cone menjelang finish saat mengikuti kelas B2. Padahal waktu saya sudah mulai membagus, masuk 30 detik.. Yaa, perdiksi saya masuk ke lima besar.”
Untuk balapan selanjutnya, Farid Pardiansyah bersama Farel Autocare Automotive Shop akan melakukan banyak hal termasuk pada mobil Honda Brio nya. Begitu pula dengan setingan yang akan kembali disesuaikan dalam menghadapi kejuaraan GT radial “Saya akan me-refersh lagi Honda Brio biar bisa fight lagi, Insya Allah bisa membayar hasil dari seri ini. Apalagi lintasan yang licin sehingga hasil catatan waktu jadi tidak maksimal.”

