Connect with us

Drift

Do or Die !!! Ikhsan Utama – Pertamax Motorsport IIMS Super Drift (part 1)

Well kembali lagi dengan Ikhsan si serba sendirian, last week selesai sudah event drifting perdana 2017 dan yang paling di tunggu-tunggu “SUPER DRIFT” sebetulnya event ini pengganti dari “DRIFT WAR” yang di selenggarakan bersama IIMS 2017, tetapi di tahun ini berganti nama tapi kemasannya dan penontonnya masih sama dan kali ini penontonnya paling buanyaaaaak. Mau tau persiapan saya dan serunya pertandingan si “LONE WOLF” melawan tim-tim yang kebanyakan anak orang kelebihan duit!? Yuks!!

Pada Bulan Februari saya mendengar kabar bahwa SUPER DRIFT bakal di selenggarakan pada 6-7 Mei 2017 (alhamdulillah jadwalnya udah ada jauh-jauh hari), saya pun langsung menyiapkan mobil. Karena waktu yang cukup panjang saya bisa membuat persiapan lebih teliti dan pengumpulan dana untuk mengikuti event ini, karena waktu itu belum ada sponsor yang tertarik dengan saya, walaupun sudah mencoba kanan kiri tapi di kacangin doang.

Akhirnya seperti biasa pemikiran untuk go privateer lagi dan tidak ada sponsor pun tetep di jabanin!!! Karena entah kenapa setiap event IIMS memiliki daya tarik dan kepuasan sendiri untuk bertanding.

Hal pertama yang saya lakukan adalah mengecek total mesin yang akan di pakai dan mesin Backup bila terjadi sesuatu yang tidak diinginkan. Seperti yang saya ceritakan di Mesin Ikhsan.

Dan benar saja setelah setahun penuh mesin yang biasa saya gunakan sudah ada beberapa part harus diganti, khususnya turbo dan bagian internal. Karena waktu untuk persiapan tergolong lama sekitar 3 bulan saya pun langsung mengumpulkan duit untuk belanja spare part, bahkan ada  beberapa sparepart yang saya DP dulu, baru lunasin pas abis gajian. Sambil menunggu parts berdatangan saya mengecek per kabelan (kelistrikan) mobil dari unjung ke ujung khususnya komputer mesin, karena di akhir tahun kemarin saya sempat mendapatkan permasalahan itu, tapi tidak tahu sumbernya dari mana.

Seiring berjalannya waktu di pertengahan bulan Maret, tercetus ide untuk menggunakan Block mesin RB30!! Selain harga mesin yang tergolong murah dan kapasitas 3000cc ( RB25 2500cc) mesin ini mempunyai torsi yang benar-benar “badak”, tetapi banyak yang bilang mesin ini sangat ringkih dan tidak kuat untuk drifting, beberapa bengkel sudah mencoba dan hasilnya sangat mengecewakan!!

Tapi saya yakin kalo bisa membikin mesin ini awet dan tahan hingga akhir acara, so setiap saya pulang kerja pukul 17.30 saya hisap sebatang rokok dan secangkir kopi saya mulai merakit setiap baut pada mesin dan juga mobil sendirian hingga pukul 02.30 pagi setiap hari dalam 2 bulan. Karena memang benar-benar sendiri.

Berat.. Dan memang kadang di tengah jalan ingin menyerah dan jenuh karena menyiapkan mobil balap full sendirian bukanlah menyenangkan. Tetapi di benak saya, ingin sekali saya naik podium sekali lagi di IIMS dan membungkam semua Tim besar, anak orang kelebihan duit itu tadi, dan juga sponsor yang saya dekati tapi memilih driver lain.

Motivasi ini membuat saya terus menerus mengerjakan mobil. Team owner ZRmotorsport, Zharfan Rahmadi yang turut mensupport saya di tahun ini masih memberikan kepercayaan dan support di tahun 2017, dan ini suatu kabar gembira. Sembari menyiapkan mobil, ada kalanya saya mencoba menanyakan ACHILLES RADIAL untuk mensupport saya kembali, tetapi di karenakan program motorsport masih abu-abu mereka tidak bisa memberikan janji tapi akan sangat mengusahakan mensupport kembali di tahun 2017. Saya pun tidak bisa memaksa tapi dengan mereka sudah mengusahakan saja saya sudah berterima kasih.

Pertengahan April semua parts sudah aman hingga sampai saatnya finishing mobil dari mesin hingga ke kaki-kaki. 2 minggu sebelum event mobil sudah ready, dan saatnya dyno untuk mengecek performa mesin dan final check sebelum event.

Pada saat dyno hati sangat risau dengan bagaimana hasil mesin ini? Kuat atau tidak? Kencang atau pelan? Tapi Alhamdulillah hasil dyno sangat memuaskan dan diluar ekspektasi karena output yang diberikan sangat lah besar ( menurut saya. Tapi klo di banding team lain si masih kecil kaya upil ). Selesai dyno kita final check semuanya dan dirasa sudah aman kita bungkus mobil hingga event berlangsung, sembari tidak ada kerjaan malam saya pun mencari kerja sampingan ke bengkel-bengkel balap yang membutuhkan bantuan lumayan upahnya bisa buat operational cost saat event, so masih lembur-lembur juga!!

1 minggu sebelum event ada kabar segar dari ACHILLES RADIAL akan mensupport saya di IIMS 2017,dan juga ada kabar baik ANKER SPORT turut membantu untuk event kali ini tanpa pikir panjang langsung saya ambil. Pada Hari “H”  event, saya meminta izin di tempat kerja untuk pulang setengah hari dan langsung memanggil towing kita berangkat menggunakan mobil towing. Sesampai di IIMS saya langsung mengatur pit dan pendaftaran ulang sembari melihat kondisi lintasan yang beberapa bagian di aspal ulang. Hal ini sangat penting buat saya agar menentukan setup mobil yang berbeda dengan lintasan tahun lalu.

Disebelah PIT saya adalah AHT GARAGE mereka sangat baik menawarkan saya tempat tidur lipat untuk tidur dan motor untuk ke WC karena seperti biasa saya selalu bermalam di track karena tidak punya kendaraan, tetapi sebagai gantinya saya menjaga semua barang mereka berserta mobilnya FAIR ENOUGH!!

(to be continue…)

Comments

Copyright © 2022 Fastnlow.net. Theme by Fastnlow, powered by CV. OTOMEDIA NUSANTARA.

Connect