BJM Racing Team dalam Kejuaraan Nasional Speed Offroad – Indonesia X-Treme Offroad Racing Championship 2018 putaran pertama, berhasil mengantarkan Dony Syahputra meraih gelar juara di kelas Open Championship dan juga runner up atau tercepat kedua di grup G5 maupun kelas G5.4. Sayangnya keberhasilan Dony tidak diikuti oleh tiga rekan satu timnya dalam ajang yang berlangsung pada 28 – 29 Juli 2018 di Sirkuit Tembong Jaya, Serang – Banten.

Untuk putaran pertama dari kejurnas speed offroad 2018, BJM Racing Team diwakili oleh H. Andi Baihaki/Dwi Prasetyo, Alinka Hardianti/Reza SS dan Alvito Anugrah/ Bayu. Beragam kendala kerap menemani, terlebih bagi pasangan muda H. Andi Baihaki dan Alinka Hardianti yang baru melangsungkan pernikahannya. Alinka yang mengawali Special Stage pertama dengan tampil kurang maksimal, berhasil memperbaiki waktunya pada SS kedua. Bahkan Alinka yang dinavigatori Reza SS, berhasil memangkas waktu nyaris sebanyak 30 detik. Catatan waktu ‘Fastest’ di grup G1 untuk SS 2.

Tetapi pada Special Stage ketiga yang berlangsung pada hari kedua, Alinka kurang beruntung. Kendaraan Can-Am Maverick andalannya terbalik yang berakibat mobilnya tidak dapat melakukan start pada SS keempat. Bagian kaki – kaki mobil Alinka bermasalah sehingga gagal menambahkan poin bagi BJM Racing Team. Gagal melakukan start di SS keempat juga dirasakan oleh H. Andi Baihaki.

Sebenarnya, hasil dari tiga SS yang telah dijalani oleh H. Andi Baihaki menempatkan dirinya sebagai pembalap tercepat ketiga dalam kelas G5.4 maupun grup G5. Tetapi menjelang akan melakukan start pada Special Stage 4, mobil tubular dengan no start 17 tidak dapat menyala. Usut punya usut, ternyata dinamo stater dari mesin hasil kanibal tiga mesin tidak dapat berfungsi. Hasilnya, peluang bersaing dalam memperebutkan gelar pun gagal dilakukannya.

Untuk Alvito Anugrah bersama Bayu dengan Polaris UTV, berhasil finish diurutan keempat setelah mencatatkan waktu total 15 menit 22, 131 detik untuk empat Special Stage yang telah dijalaninya. Hasil ini membuat hanya Dony Syahputra dan Alvito Anugrah yang berhasil mengumpulkan poin dengan jumlah 14. Persiapan pun yang dianggap menjadi penyebab kegagalan BJM Racing Team dalam membuka peluang di Kejuaraan Team.


