Tidak pernah absen dalam ajang drifting di Indonesia, Evan Pratama mendapatkan pengalaman yang luar biasa dalam ajang kejurnas drifting putaran 2 – Intersport World Stage Qualifier Battle Drift. Kesempatan emas diperolehnya dengan penuh keberuntungan hingga meraih peringkat lima besar dan melaju ke battle tandem di babak 8 besar dalam ajang yang digelar di Lap Terbang – Pondok Cabe – Tangerang Selatan (20 – 21 Juli 2018).

Pada awalnya, Evan hampir gagal berlaga karena mobil yang digunakan Evan Pratama pada kejurnas drift putaran pertama masih dalam proses perbaikan. Namun keberuntungan menghampirinya dengan berbagai dukungan. “Bahkan banyak yang menanyakan tentang alasan hingga kebutuhan agar bisa berlaga. Termasuk Achilles yang memastikan mendukung karena awalnya hanya mengontrak dalam 3 event tetapi menjadi 8 ajang drifting di Indonesia.”

Akhirnya Evan memastikan turun dengan mobil yang pernah digunakan oleh Amandio. Kesibukan Evan membuatnya baru dapat menjajal mobil pada kualifikasi karena sebelum terkendala di Gearbox. Alhasil latihan sesungguhnya dirasakan setelah kualifikasi. Namun Evan yang masuk dalam kelas Pro berhasil meraih peringkat kelima dengan poin 66,50.

“Secara pribadi ini adalah event pertama yang menggunakan mobil drift sesungguhnya, setelah lebih dari 2 tahun dengan mobil standar. Walau ada kekurangan karena cukup lama tidak digunakan oleh Amandio sehingga tentu ada beberapa kendala termasuk gearbox.”

Menjelang battle tandem, Evan menjalani latihan bersama Ihksan tetapi malah menabrak sehingga mobil kembali bermasalah. Setingan suspensi langsung berubah hingga kontrol pada kemudi menjadi terkendala. “Saya tidak kecewa dengan terhenti di babak 8 besar tapi memberikan semangat baru dengan mendapat kesempatan seperti saat ini. Saya orang yang paling bersyukur dengan hasil hari ini.”

Dengan dukungan berbagai pihak termasuk Achilles Tire, yang pada awalnya hanya mengontrak sebanyak tiga seri (sesuai ajang kejurnas). Namun Evan memastikan akan mendapat dukungan untuk 8 ajang drifting yang akan digelar sepanjang tahun 2018. “Ini adalah kepercayaan yang diberikan, memang saya belum dapat memberikan melalui prestasi tetapi banyak hal dapat saya lakukan untuk menjawab kepercayaan ini.”

Mengenai Kejurnas Drift putaran 2 Intersport World Stage Qualifier Battle Drift, Evan Pratama merasakan pengemasan event ini sangat baik, begitu pula dengan putaran sebelumnya. “Saya tidak peduli dengan berbagai drama yang terjadi, yang penting dunia drifting Indonesia bisa maju. Jangan kalah dengan negara tetangga, kita harus bisa lebih maju.”

