Merasa jenuh dan merasa tertantang dengan balapan touring, Raden Gempita pun mulai banting stir dari dunia drag race. Hasilnya, bukan sekedar gelar podium yang diraihnya. Penghargaan sebagai ‘Rookie of the Year 2015’ pun disabet oleh Raden Gempita.

Tidak merasa terbebani dengan gelar tersebut, Raden Gempita tahun ini masuk ke kategori promosi untuk kelas ETCC 2000cc pun langsung merebut juara kedua pada seri perdana. Hasil tersebut memang belum maksimal karena target tahun ini ingin merebut juara umum pada kelas ETCC 2000cc.

Memang cukup lancar karir balap pria kelahiran Palembang yang saat ini tergabung dalam team Gempita Sriwijaya Motorsport. Dirinya pertama kali tertarik dengan dunia balap touring saat menyaksikan balapan ini di sentul pada tahun 2014. “Kebetulan saya sedang berada di Jakarta sehingga salah satu teman mengajak untuk menonton ISSOM. Sejak saat itu saya langsung tertarik dan ingin merasakan balapan touring.”

Namun untuk memuluskan jalan agar dapat ikut dalam balapan, mencari info hingga team dan berlatih pun dilakukan selama tahun 2014. Akhirnya setelah merasa seluruh persiapannya terpenuhi, Raden Gempita pun langsung mengawali debutnya di ETCC 2000cc pada tahun 2015. Kelas ETCC 2000cc pun dipilih karena persaingannya cukup ketat dengan banyaknya peserta.
Kemampuannya langsung terbukti dengan meraih podium ketiga pada seri pertama, namun di seri selanjutnya Raden Gempita yang masuk dalam kategori Novice harus terhenti langkahnya karena mengalami accident sehingga tidak dapat masuk garis finish.

Pada seri selanjutnya, Raden Gempita pun harus puas dengan finish diurutan keempat. Tidak puas dengan hasil tersebut, Raden Gempita pun langsung mengebrak sehingga meraih podium kedua untuk seri keempat dan kelima. Puncaknya saat seri terakhir dari ETCC 2000cc tahun 2015, Raden Gempita berhasil merebut juara pertama dan mengantarkan dirinya menjadi Runner up Nasional Series serta gelar ‘Rookie of the Year 2015’.
Merasa masih tertantang Raden Gempita dan team pun memutuskan ingin bertanding di kelas yang lain. “Untuk tahun yang akan datang, mungkin saya dan ingin mengikuti kelas lainnya seperti Super Touring maupun ETCC 3000cc,” ungkap Raden Gempita kepada FastnLow.net.

