Indonesia Night City Slalom (INCS) telah memasuki putaran akhir atau final yang pada seri sebelumnya gelaran INCS telah dilaksanakan di PRPP Semarang. Tercatat sudah sebanyak 114 perserta di seri final ini yang akan tampil terbaik untuk event pamungkas yang diselenggarakan pada halaman Gor Satria Purwokerto.
Genta Autosport yang merencanakan event berjalan mulai pukul 08:00 WIB pada hari ini, Sabtu 12 November 2016 ternyata dapat berjalanan sesuai rencana, tentunya berkat dukungan GT Radial sebagai sponsor dan Evalube Helios Sebagai co-sponsor yang menjadikan event ini dapat berjalan dengan baik.
Nampaknya event ini telah sukses menarik berbagai kalangan masyarakat Purwokerto, jika dibandingkan dengan peserta seri sebelumnya, gelaran final INCS jelas lebih banyak pesertanya. Selain tim-tim besar yang sedang memperebutkan gelar bergengsi seperti HTJRT, HITS, NFT, TTI, Banyumas Slalom Team ikut turun juga pada seri ini meski tidak full team, setidaknya keikutsertaan Banyumas Slalom Team menjadikan sebuah kebanggaan tersendiri bagi panitia.
Dengan karakter soal yang tricky, tentunya akan menambah keseruan pada seri final ini karena dipastikan peserta akan bertarung habis-habisan mengingat ini adalah seri terakhir pada tahun 2016. Seperti yang dikatanan oleh Oldy Ardhana dari HITS (Hercules Intersport Slalom) “Rumit mas soalnya, tapi asik kok bisa dinikmati.”
Demas Agil dari NFT (Nos Fajar Trans) yang masih berada di posisi teratas pada kejuaraan umum A dan F belum bisa bernafas lega, meski gap point yang diciptakan cukup jauh namun Demas harus tetap waspada di seri ini. Herdiko Setyaputra HTJRT (Haji Tjandra Racing Team) yang menempati posisi ke dua pada kejuaraan umum kelas A masih memiliki cukup peluang untuk meraih posisi pertama, begitu juga dengan James Sanger rekan satu tim Demas yang perolehan point pada kelas F cukup tipis.
Untuk kejuaraan umum kelas B, nampaknya Adrian Septianto dari HTJRT nampaknya akan menjadi juara umum pada kelas B. pasalnya Reindy Riupassa yang menempati posisi ke dua memiliki selisih point yang cukup banyak yaitu 34 point.
Sedangkan untuk kejuaraan umum pemula, sepertinya akan terjadi persaingan ketat pada seri ini. Satria Wiharyoga HTJRT yang menempati posisi pertama memiliki selisih point cukup tipis dengan kakak beradik dari HITS yaitu Addyek RG dan Auddy RG.
Untuk kejuaraan umum team, HTJRT Sengkuni masih kokoh berada di posisi pertama pada kelas A berkat point sempurna yang diperoleh pada dua seri sebelumnya. Sedangkan pada peringkat umum tim kelas F, NFT A masih menjadi nomor satu meski selisih dengan TTI dan HTJRT yang menempati posisi ke dua dan tiga.
Nahh, oleh karena itu yuk mari segera merapat ke Gor Satria untuk menyaksikan pertarungan sengit antar peserta yang bertarung pada final Indoseria Night City Slalom Seri 7 ini. Jangan sampai ketinggalan yaaa.

