Setelah hampir 2 tahun, Kejuaraan Nasional Slalom / Gymkhana tidak dapat diselenggarakan dikarenakan pandemic yang melanda Indonesia dan juga dunia akhirnya event ini dapat terselanggara kembali dengan syarat prokes yang ketat.

Beberapa bulan sebelumnya, memang event ini sudah sayup-sayup terdengar oleh para penggiat Gymkhana Indonesia, sehingga membuat banyak orang ataupun pihak mulai mempersiapkan segalanya, tidak terkecuali mempersiapkan tim.

Anggana dan Ananta OHP yang merupakan pembalap Gymkhana senior mendapat tawaran untuk maju kedalam kejuaraan nasional ini dengan membawa tim bernama Hanoman. Dimana tim ini diprakarsai oleh Bapak Kisenda W.K yang dimana memiliki tujuan selain untuk meramaikan dunia balap Gymkhana Nasional juga untuk memberikan wandah untuk melatih mental dari Kael K.W.K yang merupakan anak kedua dari Bapak Kisenda W.K

“Dengan mengikuti ajang balap ini, harapan saya, Kael bisa membentuk mental dari kael menjadi lebih kuat. Karena dalam balapan terdapat banyak pelajaran seperti berkompetisi, percaya diri dll”. Dengan adanya Anggana OHP dan andanta OHP diharapkan dari pengalamannya bisa mementori karir balap dari Kael.

Kael yang masih duduk di bangku SMA di Jakarta, ini merupakan ajang perdana nya dia turun balap. Memang tidak bisa dipungkiri, ‘grogi’ menjadi masalah utama dari Kael. Namun pada saat di wawancarai, Kael yang sudah mencoba babak pertama dan sempat salah melakukan manufer tetap penasaran untuk terus mencoba lebih baik di babak-babak berikutnya.

Agak cukup berbeda dengan target para mentor dari Kael yang juga bisa dibilang peslalom senior ini harus bermain dengan cantik agar minimal dapat ‘mengacak-acak’ strategi tim papan atas. Walaupun saat ini masih fokus menggunakan Brio dan Jazz GE dikelas A, namun tidak tertutup kemungkinan nantinya akan disiapkan mobil kelas F di seri-seri kedepan.



