Kejuaraan Nasional Slalom terakhir diadakan pada 2019 silam, dan akhirnya setelah 2 tahun lamanya event Kejurnas berhasil terselenggara pada 30 Oktober 2021. Banyak hal yang berubah di balik layar scene kompetitif slalom, dari terjadinya bursa transfer hingga bertambahnya pendatang baru yang siap menguji kemampuannya dengan para pemain lama. Tim baru Hanoman Slalom Team membuka seri pertama Kejurnas dengan membawa dua pemain lama dan satu pendatang baru.

Tim baru yang punya bekal pengalaman, Ananta OHP dan Anggana OHP tentu tidak akan membiarkan tim baru yang dibentuk olek Bapak Kisenda W.K ini bertarung tanpa persiapan strategi maupun mental. Newcomer dari Hanoman Slalom Team adalah Kael K.W.K, murid dari Ananta dan Anggana, yang juga merupakan anak kedua dari Bapak Kisenda W.K.

Fokus di kelas yang masuk dalam rangkaian Kejurnas, ketiga pembalap Hanoman Slalom Team hanya turun di kelas A.

Kael, siswa SMA berumur 15 tahun ini sudah digembleng oleh OHP bersaudara untuk dapat bersaing di sengitnya event Kejurnas. Ini adalah debut event bagi Kael, tetapi dirinya sudah punya mental dan keberanian untuk tampil secara maksimal. Pengambilan titik gas dan segi pengambilan tikungan diakui oleh mentornya sudah bagus.

Hanya bermain di dua babak penyisikan, Kael memang tidak masuk babak final. Sama sekali bukan permulaan yang buruk bagi seorang pendatang baru yang langsung menjajal turun di event bertajuk Kejurnas.

Beralih ke para mentor Kael, di babak penyisihan Ananta dan Anggana OHP berhasil masuk ke 20 besar, bahkan Angga bisa menyodok masuk ke 10 besar. Di babak final keduanya bermain cukup rapi, tetapi sayangnya Ananta menyenggol cone di sector 3. Kejadian yang tak jauh berbeda juga dialami oleh Anggana, bermain baik di awal tetapi terpaksa menyenggol cone ketika telah mendekati garis finish.

Baik Ananta dan Anggana mengakui bahwa minimnya latihan memang sangat mempengaruhi performa mereka kali ini. Namun, masalah jeda yang terbilang lama di antara babak 2 dan final akibat hanya mengikuti satu kelas saja juga membuat keduanya kesulitan mempertahankan mood yang sudah on-fire di babak awal.


Meski banyak yang harus ditingkatkan di seri pertama ini, Hanoman Slalom Team tetap berhasil memborong sejumlah prestasi. Anggana OHP berhasil membawa title Juara 3 di kelas A1 dan Juara 1 di kelas A2, sedangan Ananta OHP berhasil mengambil title Juara 2 di kelas A2.

Untuk seri Kejurnas mendatang dapat dipastikan Hanoman Slalom Team akan datang dengan persiapan yang lebih matang, terlebih ada total sekitar 150 peserta yang siap bersaing dengan tujuan akhir yang sama.


