JAKARTA – Pasca menuntaskan sesi kualifikasi GT4 Japan Cup Sugo 2025 pada Sabtu (14/06) dengan meraih hasil superpole, Haridarma Manoppo, berhasil menuntaskan petulangannya di seri perdana ini dengan hasil kemenangan mutlak.
Sepanjang 60 menit balapan pada race pertama di Sirkuit Sportland Sugo, Jepang, Hari, yang memulai balapan lebih dulu berhasil mengamankan posisi di depan rival di kelasnya. Start yang cemerlang, ditambah kondisi mobil GR Supra GT4 Evo2 begitu kompetitif turut mengantarkan pembalap ini menapaki podium pertama.
Ia merasa bersyukur lantaran jalannya balapan cukup kondusif meskipun diwarnai adanya Full Course Yellow (FCY) yang memberikan efek domino terhadap posisinya.

GR Supra GT4 Evo2 rajai GT4 Japan Cup Sugo 2025 (Foto: TGRI/Agung Lawerissa)
“Alhamdulillah balapan baik race pertama dan kedua berjalan lancar mulai dari kualifikasi. Meskipun ada FCY kemudian ada informasi bahwa pit window open, tim langsung berkoordinasi untuk melakukan pertukaran pembalap antara saya dengan Seita Nonaka,” ujar Haridarma, melalui sambungan telepon.
Berbekal kemenangan pada race pertama tersebut, sejatinya Toyota Gazoo Racing Indonesia harus mendapatkan tambahan waktu 15 detik pada saat melakukan pertukaran pembalap di pit.
Namun, race director mendapati waktu yang telah dijalankan oleh tim TGRI masih kurang dari 15 detik, akibatnya mereka harus melewati drive thru penalty.

Haridarma Manoppo (kiri di podium pertama) bawa TGRI juara pertama (Foto: TGRI/Agung Lawerissa)
“Di race kedua kita dapat penalty stop and go karena kecepatan keluar pit. Harusnya ditambah 15 detik, karena kita menang di race pertama, dan belum waktunya keluar kita sudah keuluar. Tapi Alhamdulillah, karena Nonaka sudah bikin jarak sama belakang, yakni pembalap yang pakai Porsche, jadi ya aman,” paparnya.
Keberhasilannya merengkuh double winner pada seri perdana GT4 Japan Cup Sugo 2025, tidak lepas dari konsistensi yang ia lakukan sepanjang balapan. Menurut Hari, ini menjadi modal penting yang harus diterapkan di setiap aksinya.

Performa GR Supra GT4 Evo2 tampil optimal (Foto: TGRI/Agung Lawerissa)
“Ya konstan balapnya, jangan ada bikin kesalahan. Kalau catatan waktu kita tidak konstan, gap waktu dengan pembalap yang ada di belakang akan semakin dekat, makanya konsistensi itu penting di setiap balapan,” pungkas Haridarma.
Usai memenangkan dua race pada ajang GT4 Japan Cup Sugo 2025 ini, ia berhasil membawa pulang poin penuh dan berhasil bertengger di puncak klasemen. (*)

