FUJI – Pembalap Toyota Gazoo Racing Indonesia, Haridarma Manoppo, mendapat tandem baru yang menggantikan Seita Nonaka di seri kedua Japan Cup 2024. Formasi tersebut digantikan oleh Kazuhisa Urabe, pembalap yang pilihkan oleh TOM’S untuk memperkuat skuad asal Indonesia ini.
Dikatakan oleh Dimitri Fitra Ditama, Direktur Toyota Gazoo Racing Indonesia, penggantian tersebut dilakukan bukan karena kontrak dengan Seita Nonaka usai. Namun, pada saat yang bersamaan, Nonaka berhalangan karena harus melakoni balapan di Sirkuit Sugo Sportland, Jepang.
“Dia ada balap di Sugo Sportland, balap Super Formula, jadi posisinya saat ini diganti oleh Urabe,” jelasnya di sela-sela sesi latihan bebas di Sirkuit Fuji Speedway, Jepang, Jumat (21/6/2024) siang.

Toyota GR Supra GT4 mampu melesat menjadi yang tercepat di sesi latihan bebas resmi (Foto: TGRI/Andra Nidiawan)
Penggantian tersebut juga tidak dilakukan sembarangan. Namun, kandidat yang dibawa oleh TOM’S tersebut, turut melalui kualifikasi guna memberikan performa yang maksimal untuk tim.
“Kalau Urabe ini kan datangnya dari TOM’S yang memberikan kita pilihan buat penggantinya. Dan kami melihat track record juga, ternyata dia suitable untuk balap GT4 karena dia sudah ikut Endurance 24 Hour di Fuji Speedway dengan Toyota GR Supra,” tambah Dimitri.
Menanggapi pergantian tandem tersebut, Haridarma, mengaku senang karena Urabe ini merupakan sosok yang sudah familiar dengan karakter mobil GR Supra. Di samping itu, menurutnya, kehadiran pembalap berusia 19 tahun ini memiliki talenta yang mumpuni.
“Urabe ini memiliki gaya mengemudi yang agresif. Dalam hal catatan waktu, dia dengan Nonaka tipis-tipis, keduanya memang terbiasa,” ujar Hari.

Haridarma Manoppo (kiri) dan Kazuhisa Urabe (kanan) saat sedang sharing (Foto: TGRI/Andra Nidiawan)
Pembalap binaan dari Toyota Gazoo Racing Driver Challenge Racing School (TGR-DC RS) turut memberikan sejumlah masukan kepada Haridarma terkait karakter lintasan Sirkuit Fuji Speedway ini. Salah satu yang diinformasikan adalah terkait teknik spesifikasi untuk mengambil racing line di sirkuit tersebut.
“Secara track sudah hafal untuk di Fuji Speedway, hanya saja teknik-teknik spesifikasinya sudah mulai mendekati karena sudah dapat insight dari Kuzahisa Urabe,” lanjutnya.
Adapun yang dimaksud dengan teknik spesifikasi adalah cara ia untuk melibas tikungan. Dijelaskan oleh Hari, meskipun setiap sirkuit memiliki racing line yang baku, tetapi untuk beberapa sektor hal tersebut harus diimprove guna mendapatkan waktu tercepat.
“Tapi ada di beberapa sirkuit, racing line enggak terpakai. Mungkin ada jalur-jalur yang lain, dan itu yang diinformasikan oleh Urabe,” sambung Hari.

Performa Toyota Gazoo Racing Indonesia di sesi latihan resmi (Foto: TGRI/Andra Nidiawan)
Berdasarkan improvement yang dilakukan di mobil serta cara mengemudinya, pada sesi latihan resmi, Toyota Gazoo Racing Indonesia sukses menempati urutan teratas di Kelas GT4. Urabe, yang menjadi pembalap pertama dalam sesi tersebut, menorehkan catatan waktu 1 menit 59,334 detik.
Dengan perolehan tersebut, pembalap dengan nomor mobil 39 ini pun memiliki optimisme untuk bisa mempersembahkan kemenangan pada dua race yang akan dilangsungkan pada Sabtu dan Minggu (22-23/-06).
“Kans menang selalu ada, namanya balap itu pasti ada. Tapi dalam hal ini, kemungkinan menang pasti ada. Dan hasil latihan resmi, kita ke satu, dan ini bisa jadi modal buat besok,” tutup Hari. (*)

