Connect with us

Headline

Hasil Auto Gymkhana Open Championship 2017 – IIMS

Jakarta, 29 April 2017 – ajang Kejurnas Gymkhana memang masih akan bergulir dalam dua pekan mendatang. Namun semua pembalap tentu ingin mendapatkan hasil maksimal dengan berlatih atau mengikuti kompetisi seperti yang terlihat dalam Auto Gymkhana Open Championship 2017 – IIMS.

Mengincar gelar juara tentu menjadi target tertinggi bagi peserta yang mayoritas dalam pembalap nasional. Namun mereka juga ingin mendapatkan setingan hingga berlatih karena soal yang diberikan oleh Genta Auto & Sport tentu memiliki tingkat kesulitan hampir sama dengan GT Radial Auto Gymkhana – Kejurnas Slalom.

“Ini merupakan langkah awal sebelum Gymkhana Asia yang akan diselenggarakan di Indonesia pada bulan Juli nanti. Kebetulan hari ini juga hadir ketua IMI dari Taiwan dan sekaligus presiden dari Gymkhana Asia. Kita bisa menunjukan peta kekuatan pembalap Indonesia, walau tidak seluruhnya hadir.” ungkap Gunawan Tjahyadi – Pemilik Genta Auto & Sport.

Terkait dengan diselenggarakan pada IIMS 2017, Gunawan Tjahyadi yang akrab dipanggil Pak Gun ini mengatakan bahwa ajang ini bisa membuktikan keunggulan mobil-mobil dalam melakukan manuver bukan hanya sekedar test drive.

Sementara urusan ‘soal’ Auto Gymkhana Open Championship 2017 yang dipercayakan oleh Vito Siagian memang membuat kendaraan peserta dapat memaksimalkan kecepatannya sesuai dengan luasnya area. “Soal kali ini memang disesuaikan dengan area yang cukup luas sehingga bisa memaksimalkan kemampuan mobil dan peserta.”

Hasilnya, Bernard Yuwono menjadi penguasa di kejuaraan umum A yang diikuti Rinaldo SA dan Valentino Ratulangi. Sementara Valentino Ratulangi menjadi penguasa di kejuaraan kelas A1 dan A2. 

James Sanger dengan waktu 50, 359 detik pun turut meraih gelar juara pada kejuaraan umum F (modifikasi) yang dibuntuti rekan satu timnya di Nos Fajar Trans (NFT) yakni Ildo. Juara ketiga pun jatuh ketangan Rezki Rubisalam. ‘Dewi Fortuna’ seakan tidak berpihak pada Bernard Yuwono yang terkena pinalti 2 detik karena menjatuhkan satu cone, padahal catatan waktunya 50, 216 detik.

Dalam kejuaraan kelas B Open, Koh Petrus (HTJRT Achilles) menjadi penguasanya setelah menundukan perlawanan dari Sigit dan Reindy Riupassa. keduanya harus rela berbagi peringkat kedua dan ketiga pada kelas B Open. Koh Petrus juga berhasil menguasai kelas B2, sedangkan kelas B1 menjadi milik Reindy Riupassa.

Koh Petrus yang memang sengaja mengikuti ajang ini berhasil menerapkan strategi untuk menjadi penguasa di kelas B Open.”Kebetulan saya ikut di dua kelas, jadi saya korbankan kelas yang awal agar bisa melakukan koreksi dalam kelas selanjutnya.”

Comments

Copyright © 2022 Fastnlow.net. Theme by Fastnlow, powered by CV. OTOMEDIA NUSANTARA.

Connect