Setelah setelah melalui babak penyisihan yang ketat, hampir semua pembalap masuk babak final kecuali Mario Claudio dan Dewi AS. Mario sempat mengenai cone yang otomatis dia terkena sangsing tambahan 5 detik dan sudah bisa di bilang tidak mungkin lagi bisa mengejar catatan waktu terbaik. Sedangkan Dewi AS, sempat grogi di beberapa tikungan di heat pertama namun di heat ke dua dia bisa lebih baik. Namun sayang, total catatan waktunya masih kurang untuk bisa masuk final.
Memang diakui oleh beberapa pembalap HTJRT mereka masih kurang latihan, waktu mereka dan jarak antar daerah antar satu pembalap memang berjauhan seperti di Bandung, Jakarta, Purwokerto dan Yogyakarta, namun demikian H. Tjandra memang tidak salah pilih pembalap, Reindy Riupassa, Eddy Sadikin, Herdiko, Mario Claudio, Adrian Septianto dan Dewi AS adalah para pembalap yang memiliki bakat untuk menjadi peslalom handal.
Terbukti saat final FGRB Adrian Septianto memperoleh juara umum dikelas itu dengan menggunakan Suzuki TS120SS milik Koh Petrus yang masih standard pabrik melawan pickup dan sedan penggerak belakang yang sudah ditingkatkan tenaganya. Sedangkan Reindy Riupassa yang juga mendaftar dikelas ini harus puas diposisi 7 dengan BMW E36 milik tim Garut Ngesot.
Btw, berbicara masalah Koh Petrus, dia adalah seorang peslalom special kelas FGRB yang memang baru tahun lalu mulai turun dalam kejuaraan slalom nasional ini. Namun walau jam terbang belum banyak, dia sudah berhasil membawa pulang piala kemenangan. Dan dalam event kali ini Koh Petrus di support penuh oleh HTJRT untuk dapat bertanding di Lampung, dan sekaligus H. Tjandra ingin melihat potensinya kedepan apabila dia dimasukan dalam lingkaran HTJRT. Dan untuk kali ini Koh Petrus menjadi juara ke 4 di kelas FGRB.
Kembali lagi ke final, Eddy Sadikin yang tahun ini baru di kontrak untuk ikut memperkuat tim asal Jogja langsung membuat catatan waktu terbaik di final kelas A. HTJRT berdoa agar catatan waktu ini sudah tidak bisa di jangkau, namun doa mereka belum dapat terkabulkan karena Ananta OHP berhasil mengalahkan catatan waktu dari Eddy dan di akhiri oleh kemenangan Demas Agil dengan catatan waktu yang hanya sepersekian detik. Dan Eddy tetap naik podium walau cuma di peringkat ke 3 dengan catatan waktu 51:548 disusul rekan satu timnya Herdiko diposisi 4 dengan catatan waktu 51:604.
Walaupun Dewi AS, tidak masuk dalam babak final, namun namanya tercatat sebagai pembalap wanita kedua setelah Alinka Hardianti yang memperoleh catatan terbaik dalam kejurnas slalom perdana kali ini.
See..?? Kurang latihan aja udah bisa bikin ketar-ketir.. Good luck HTJRT.. Keep fighting..






