Connect with us

Slalom

Andry ‘Rifai’ Iboy Jadi Amunisi Baru Banteng Motorsport di Kelas B Kejurnas Slalom 2022

Tahun ini akhirnya Tim Banteng Motorport turut berlaga di Kejuaraan Nasional Kelas B (Penggerak Belakang). Dalam eksistensinya tersebut, Banteng Motorsport turut merekrut peslalom Andry Rifai atau yang lebih dikenal sebagai Iboy.

Tidak hanya Iboy, tim ini juga turut merekrut peslalom lainnya yakni Vivaldi untuk memperkuat tim mereka di kelas gerak roda belakang.

Peslalom yang mempunyai gaya pecicilan ini melakukan gelar perdananya bersama Banteng Motorsport pada laga perdana Kejurnas Slalom 2022 yang digelar di area GOR Satria, Purwokerto, Jawa Tengah. Masuknya Iboy ke dalam skuad Banteng Motorsport ini, tidak membuatnya gentar terhadap perlawanan dari peslalom lainnya. Pasalnya, Iboy, memiliki tekad kuat untuk bisa memberikan prestasi yang berkesan untuk tim yang dikenal dengan warna merahnya tersebut.

Berkolaborasi dengan Vivaldi, peslalom asal kota Bandung, Jawa Barat, Iboy tampil agresif di heat 1. Tetapi penampilan Iboy menjadi anti klimaks lantaran terkendala ceceran oli disepanjang lintasan yang disebabkan oleh peslalom lainnya.

Meskipun lintasan sudah dibubuhi serbuk puith agar tidak menganggu jalannya balapan, namun peslalom bertubuh tambun ini tetap terkendala lantaran ban belakang kendaraan pikap Iboy menjadi licin dan mengenai kun. Alhasil, akibat kesalahannya tersebut, Iboy, dikenakan penalti 2 detik akibat kesalahannya tersebut.

Di heat kedua, cuaca berubah menjadi hujan deras mengguyur aspal area GOR Satria, Purwokerto. Cuaca yang tadinya panas terik dan kemudian turun hujan deras, kembali menjadi rintangan yang harus ditaklukan oleh Iboy. Mengingat kondisi lintasan yang licin karena terguyur hujan, dan soal yang diberikan cukup sulit, tidak menyurutkan penampilan Iboy berdansa lihai di antara kun dari start hingga finish.

Namun beruntungya, Dewi Fortuna masih berpihak kepada Iboy. Berdasarkan akumulasi waktu dari heat 1 dan 2, Iboy masih berhak untuk berdansa di babak final. Hal ini dikarenakan penyelenggara menyaring 20 peslalom yang meraih waktu terbaik. Selain faktor lintasan yang terkena oli dan turunnya hujan, Iboy, juga masih terkendala dengan adaptasi terharap kendaraannya. Salah satu alasannya dikarenakan kendaraan itu baru selesai dari bengkel beberapa minggu sebelum balapan.

“Di seri dua, saya yakin akan bisa masuk ke babak final. Berusaha lebih keras lagi dan lebih ngepoll lagi, di seri kedua. Seri 1 ini jadi tahap pembelajaran saya untuk bisa lebih menguasai keadaan dan kendaraan” pungkas Iboy kepada Fastnlow.

 

Comments

Copyright © 2022 Fastnlow.net. Theme by Fastnlow, powered by CV. OTOMEDIA NUSANTARA.

Connect