Dalam event GT Radial Indonesia Night City Slalom semalam 3 September 2016 yang diadakan di daerah BSD, Tangerang Banten bisa dibilang menjadi tolok balik tim HTJRT asal Yogyakarta. Tim dengan anggota terbanyak ini berhasil meraih target tertinggi mereka di event kali ini.
Dari sejak awal heat, tim dengan persiapan yang cukup matang dari segi persiapan mesin maupun fisik pembalap ini sudah melakukan perlawanan yang cukup baik. Strategi awal agar ‘asal’ masuk final berjalan lancar.
Dengan berbekal latihan stamina berkendara slalom dengan intensitas cukup banyak mereka akhirnya perlahan sudah mengetahui karakter mobil dengan baik. “kita bahkan belum sempat berlatih soal slalom seri ini, yang ada cuma latihan slalom pake soal buatan sendiri” ujar Ricky Herdiana.
Heat pertama pada kelas A dan F posisi strategis di dominasi oleh Valentino, Adrian Septianto, Ricky Herdiana, Herdiko dan Mario Claudio. Bahkan Valentino sempat menduduki catatan waktu terbaik di heat 2 kelas A, walaupun setelahnya catatan waktu itu diambil James Sanger dari NFT. Namun di kelas F Valentino memberikan kemampuannya yang terbaik dengan total catatan waktu 1:25.719 dan menduduki posisi pertama.
Sedangkan dikelas B pertarungan memang terlihat lebih ke pertarungan individu tim HTJRT. Bagaimana tidak, dengan jumlah total peserta penggerak belakang ini yang hanya 10 peserta sejak heat pertama pertarungan waktu hanya kejar-kejaran antar pembalap HTJRT yang antara lain Koh Petrus, Adrian Septianto, Reindy dan Ricky Herdiana.
Dengan catatan waktu dan posisi yang diperoleh mereka, Arce sang manager tim mengatakan “ini adalah prestasi terbaik HTJRT hingga heat 2 selama mengikuti slalom tahun ini”.
Tentu saja terbaik, hingga heat 2 usai HTJRT sudah dapat dipastikan menjadi juara Tim A dan F, kemudian Valentino Ratulangi sudah jelas menjadi juara 1 kelas A1, Adrian Septianto kembali menjadi yang pertama di seeded B, kemudian Koh Petrus dengan Mitsubishi TS120 nya menjadi yang terbaik di kelas B3.
Belum lagi di kelas B2 Reindy Riupassa dengan BMW E30 bermesin M42 berhasil menjadi juara. Sedangkan di kelas Pemula pendatang baru Satria Wiharyoga masih menduduki peringkat utama klasemen hingga INCS seri 5 ini.
Masuk kedalam Babak Final B yang di dominasi dengan kendaraan pickup ini berhasil di taklukkan oleh Reindy Riupassa dengan mobil sedan nya. Kemenangan ini sekaligus menjadikan kemenangan pertama setelah beberapa tahun terakhir kemenangan selalu berpihak pada mobil-mobil pickup.

Di heat final kelas A, yang diawali oleh Satria Wiharyoga berhasil menancapkan catatan waktu yang cukup tinggi yaitu 42,454 yang cukup membuat para peserta lain ter-engah-engah mengajar catatan waktu itu. Catatan waktu itu berhasil bertahan cukup lama hingga, Bernard Yuono, Anjasara Wahyu dan Herdiko berhasil memperbaharui catatan waktu terbaik itu. Dan di akhir dengan kemenangan Dika CH dari HITS dan Herdiko menduduki juara kedua.
Namun sayang pada kelas ini, salah satu mobil harus berhenti ditengah jalan, hal ini disebabkan rusaknya gearbox saat di gunakan oleh Adrian. Baru sampai tikungan pertama, tiba-tiba mobil kehilangan tenaga dan mengeluarkan oli.
Masuk ke babak yang paling mendebarkan, yaitu kelas F. Pertarungan ini cukup sengit dengan pembalap-pembalap senior dengan skill yang cukup gila. Berkali kali catatan waktu terbaik berpindah tangan hingga sempat di pengang Demas Agil.
Hingga Demas Agil memegang catatan waktu terbaik, tim hanya berpikir kesempatan ada di tangan Valentino dan Adrian Septianto. Tanpa di duga, Adrian yang menggunakan Yaris bermain cukup cantik dan terlihat sangat rapi, dan catatan terbaik Demas Agil pun lepas ke tangan Adrian.
Tapi bukan berarti mereka bisa bernafas lega, karena setelah Adrian, pembalap senior James Sanger akan turun. Namun ternyata catatan waktu James Sanger tidak dapat melampaui catatan waktu Adrian. Jelas kemenangan sudah di depan mata HTJRT karena pembalap terakhir adalah Valentino, namun Valentino tidak lantas melepaskannya dengan mudah, dan akhirnya setelah finis catatan waktu Valentino berhasil berada di posisi kedua setelah Adri.
Akhirnya HTJRT benar-benar memberikan prestasi yang terbaik untuk seri 5 GT Radial Night City Slalom 2016 ini.
Adrian Septianto –lha yang menjadi pahlawan pada hari itu. Selamat mas Adrian.

