Connect with us

Event

Indonesia NIght City Slalom seri 2 Yogyakarta : Pemainan Sudah Mulai Memanas

Event Indonesia Night City Slalom seri 2 Yogyakarta yang terselenggara atas support GT Radial dan Evalube sebagai co-sponsor ini berjalan cukup seru. Seperti pada artikel sebelumnya bahwa sejak heat pertama para peserta terlihat sudah melakukan penekanan untuk memperoleh catatan waktu terbaik yang akhirnya menentukan posisi starting list saat di Final.

INCS Seri 2 2016 GT Radial Slalom Yogyakarta 24

Seperti yang sudah diperkirakan sebelumnya, persaingan pada Indonesia Night City Slalom seri 2 Yogyakarta kemarin lebih kepada persaingan 3 tim papan atas. NFT, HTJRT dan TTI. Namun sayang pada seri ini TTI tidak banyak melakukan perlawanan karena soal lintasan kali ini kurang menguntungkan pihak TTI.

INCS Seri 2 2016 GT Radial Slalom Yogyakarta 5

NFT sejak heat pertama sudah melakukan perlawanan melalui James Sanger dan Bernard Yuwono, namun tidak dengan Demas Agil yang selalu melakukan perlawanan secara bertahap.

INCS Seri 2 2016 GT Radial Slalom Yogyakarta 7

Sedangkan HTJRT lebih ke “bermain aman”, namun Arce sang Manager Team sudah menyusun strategi posisi starting list saat nanti di Final. Tim ini memang lebih memfokuskan pada permainan kelas A dan B karena mereka sadar akan kemampuan mobil mereka di F yang kurang sempurna.

INCS Seri 2 2016 GT Radial Slalom Yogyakarta 2

Di TTI mereka juga menyadari tentang power mobil mereka yang tidak sebesar para peserta lainnya di kelas A, walaupun sebenarnya mesin mobil mereka baru saja di “refresh”. Namun di kelas F mereka yakin bisa bertarung dengan kelincahan Toyota Etios mereka.

INCS Seri 2 2016 GT Radial Slalom Yogyakarta 27

Pada kelas B yang tahun ini juga mulai akan mendapatkan gelar juara nasional juga tidak salah seru. Memang masih belum seramai peserta untuk kelas A dan F namun persaingan dan bibit baru membuat catatan waktu semakin ketat.

INCS Seri 2 2016 GT Radial Slalom Yogyakarta 26

Andry SA yang merupakan peslalom senior, tahun ini juga ikut meramaikan kelas ini bersama dengan anaknya Rinaldo SA. Dengan mobil-mobil tua yang sudah di restorasi hingga penggantian mesin tentunya menjadi ancaman para peserta kelas B. Namun sayang, kali ini Andry SA alias Abul dan Rinaldo gagal finis di final setelah mengalami kerusakan pada metal Corolla mereka.

Irdam yang saat ini mencoba masuk dunia slalom yang sebelumnya merupakan drifter ini juga salah satu pendatang baru yang sudah mulai menyodok catatan waktu peslalom senior.

Tapi HTJRT yang merupakan tim dengan formasi paling lengkap masih menjadi momok yang disegani di kelas B ini. Dengan menurunkan 5 pembalap kelas B sekaligus termasuk Dewi SA yang tahun ini tidak akan terlalu serius berslalom langsung menempatkan 4 pembalapnya di final kelas B.

INCS Seri 2 2016 GT Radial Slalom Yogyakarta 30

Hasilnya adalah Adrian Septianto yang start terakhir dapat memecahkan catatan waktu tercepat para peserta lainnya. Dan kembali menjadi juara umum kelas B seperti pada seri sebelumnya.

INCS Seri 2 2016 GT Radial Slalom Yogyakarta 45

Kembali ke kelas A, pada final kelas persaingan cukup sengit. Karena 30 peserta dengan catatan waktu terbaik dapat masuk ke babak final. Pemecahan waktu terbaik beberapa kali terjadi, mulai dari Boboy dari tim Heart dengan catatan waktu 50.232 kemudian di serang lagi oleh Dika CH Hercules dengan satu-satunya Jazz GK dengan 50.064 dan di timpa lagi oleh Bathara dari NFT 49.630.

INCS Seri 2 2016 GT Radial Slalom Yogyakarta 50

Hingga akhirnya Valentino dari HTJRT menancapkan catatan waktu 48.748 dan bertahan hingga pembalap terakhir. Dengan catatan waktu itu Valent berhak atas juara umum kelas A untuk Indonesia Night City Slalom seri 2.

INCS Seri 2 2016 GT Radial Slalom Yogyakarta 41

Dan yang paling di tunggu-tunggu adalah kelas F, dimana spek mobil yang mereka bawa adalah bebas. Dengan menggunakan soal heat 2 mereka dapat bermain dengan full speed dan tikungan-tikungan ketat.

Dengan 15 orang yang masuk final pemecahan rekor catatan waktu beberapa kali terjadi. Mulai dari Herdiko dari HTJRT dengan 53.214 dan lagi-lagi disambut oleh Dika CH dari Hercules dengan 52.444. dan benar TTI di kelas F dapat melakukan pelawanan terbukti Anza dan Anjas melakukan pemecahan rekor 51.604 (Anjas).

INCS Seri 2 2016 GT Radial Slalom Yogyakarta 52

Namun catatan waktu itu tidak bertahan lama yang kemudian di rebut oleh Demas Agil dari NFT dengan 51.240 dan bertahan hingga akhir. Dengan itu Demas berhak atas juara umum kelas F pada seri kali ini.

INCS Seri 2 2016 GT Radial Slalom Yogyakarta 54INCS Seri 2 2016 GT Radial Slalom Yogyakarta 52

Dan tidak cuma itu Demas berhasil memperoleh poin tertinggi untuk kelas F dan A umum karena di kelas A Demas memperoleh peringkat 2 pada seri ini. Sedangkan Herdiko yang pada seri sebelumnya menjadi juara umum kelas A jatuh tidak memperoleh poin pada seri ini.

Comments

Copyright © 2022 Fastnlow.net. Theme by Fastnlow, powered by CV. OTOMEDIA NUSANTARA.

Connect