Jakarta – 26 November 2016, Intersport Passion Race seri sembilan atau seri terakhir pada tahun 2016 yang digelar dengan menggunakan area parkir barat daripada Jakarta International Expo Kemayoran telah berlangsung dengan lancar. Dapat dikatankan pada seri ini Event motorsport yang dipadukan dengan konser musik ini merupakan seri dengan trek yang paling luas dan juga soal yang disajikan cukup tricky.
Dibuka dengan penampilan sporty dancer yang berhasil menghipnotis pengunjung dengan tarian modern yang kemudian dilanjutkan dengan Run 1 yang berhasil menyaring sebanyak 111 peserta yang bersaing untuk memecahkan catatan waktu daripada the king (Adrianza dan Anjasara) yang terbagi dalam empat kelas. Kelas rookie FWD dengan jumlah peserta sebanyak 32, pro FWD sebanyak 14 peserta, rookie RWD sebanyak 38 peserta, dan kelas pro RWD sebanyak 27 peserta.
Run 1 yang dimulai dengan cuaca yang sangat mendukung diawali dengan kelas rookie FWD yang berjalan sekitar pukul 15:00 WIB. Satu per satu peserta rookie FWD yang saling berlomba untuk mencetak waktu terbaik berlangsung cukup sengit. Meski pada run 1 peserta rookie FWD masih belum bisa mengalahkan catatan waktu the kings yang memiliki waktu 25.060, namun pada run 2 peserta terlihat lebih agresif untuk menampilkan performa terbaiknya dengan catatan waktu yang di cetaknya.
Yuqi Firmasnyah merupakan satu-satunya pembalap dari Yogyakarta yang cukup bersaing dengan the kings pada catatan waktunya. Namun sayang, dengan catatan waktu 26.922 yang merupakan catatan waktu tercepat di kelas rookie FWD Yuqi tidak berhak atas podium satu dikarenakan Yuqi pernah menjuarai kelas ini di seri sebelumnya. Karena para juara pada masing-masing kelas akan dipertemukan kembali pada babak grand final yang akan berlangsung tanggal 27 November 2016, itulah salah satu alasannya. Begitu juga dengan beberapa pembalap yang telah menjuarai kelas ini di seri sebelumnya.
Akhirnya juara kelas rookie FWD jatuh kepada Asep Wahyudi, pria yang berasal dari Cilegon yang juga catatan waktunya cukup bersaing dinobatkan sebagai juara satu pada kelas rookie FWD. Juara dua yang diperoleh Cece Muhaimin, Rivaldy Febriadi untuk juara tiga. Tentunya catatan waktu dari juara kelas rookie FWD bersaing ketat yang hanya terpaut kurang dari satu detik.
Persaingan jelas lebih terlihat pada kelas Pro FWD, Adrian Septianto asal Purwokerto yang sejak run 1 nyaris mengalahkan catatan waktu the kings dengan selisih waktu 00.476. Kemudian Ricky Herdiana yang mendapatkan perlawanan sengit dari Ildo dengan catatan waktu Ricky 25.648 dan Ildo 25.830 pada run 1. Ketiganya dapat tampil konsisten yang kemudian mengantarkan mereka ke podium pada kelas pro FWD dengan catatan waktu yang lebih baik tentunya.
Adrian Septianto dengan catatan waktu 25.410 akhirnya berhak menjadi juara satu pada kelas pro FWD yang catatan waktu terbaiknya dicetak pada run 2. Ricky Herdiana dengan waktu 25.648 juga catatan waktu terbaiknya di cetak pada run 2, kemudian Ildo yang tampil cukup rapi hanya mampu mempertahankan catatan waktu sebelumnya harus puas mendapatkan juara tiga.

Untuk menurunkan tensi dari pada peserta yang bersaing di dalam trek dan juga untuk mengurangi ketegangan para pengunjung, aksi taxi drift yang dilakukan oleh the kings yang berlangsung seusai run 1 berakhir nampaknya cukup berhasil. Apalagi aksi taxi drift kali ini mendapatkan respon yang sangat baik, terlebih bagi pengunjung yang beruntung untuk merasakan trek dengan kings yang mengemudikan mobilnya. Yang menarik adalah pada salah satu pengunjung wanita beruntung dapat merasakan taxi drift yang merasa ketagihan. Seusai taxi drift, Pee Wee Gaskins telah siap menyambut pengunjung yang membuat suasana semakin meriah.
Seperti biasanya, kelas penggerak roda belakang merupakan kelas dengan peserta terbanyak. Terbukti dengan jumlah peserta rookie RWD yang berjumlah 38 sarter dengan kendaraan yang digunakan cukup variatif, karena di seri-seri sebelumnya untuk kelas RWD lebih di dominasi oleh kendaraan pick up. Sedangkan untuk kelas pro RWD di ikuti sebanyak 27 peserta.

Dengan catatan waktu pada kisaran 28 detik yang diraih oleh empat peserta teratas hingga run 2 berakhir sehingga mengantarkan Hernanda asal Bogor dengan kendaraan Mitsubishi T120SS pada juara satu kelas rookie RWD, Abghi G asal Garut dengan kendaraan Toyota Avanza untuk juara dua, dan Rivaldy Febriadi asal Bandung dengan Starlet KP untuk juara tiga. Sedangkan Gema Rizky yang juga berasal dari Bandung harus merelakan juara tiga karena terpaut 00.084 dari Rivaldy.
Kelas pro RWD yang di ikuti oleh 27 peserta pada akhirnya memberikan juara satunya pada Indra Satya asal Garut menggunakan Toyota Avanza yang mencetakkan waktu terbaiknya pada run 2 dengan waktu 26.866. kemudian M Irdam asal Bandung dengan menggunakan Mitsubishi T120SS yang berhasil memperbaiki catatan waktunya pada run 2 berhak atas juara dua dengan waktu 27.230 dan juara tiga diraih oleh Andry SA asal Bogor dengan Starlet KP dengan waktu 27.482. Persaingan pada kelas pro RWD juga cukup sengit, terlihat dari catatan waktu tebaik hingga peringkat 13 yang hanya berselisihkan sekitar 00.100 saja. Seperti yang di alami oleh Lucky HD yang menggunakan Daihatsu Hijet dan Koh Petrus yang menggunakan Mitsubishi T120SS yang hanya berbeda 00.070 saja.

Aksi gymkhana show yang telah ditunggu-tunggu akhirnya berlangsung seusai pertarungan peserta pada trek parkir barat JI Expo Kemayoran berakhir. Aksi gymkhana show yang diawali dengan aksi drift oleh Adrianza disusul oleh aksi tunggal Anjasara yang kemudian disusul dengan freestyle motor yang dilakukan oleh Reza SS cukup membuat kagum pengunjung. Mereka (Adrianza, Anjasara, Reza) kemudian berkolaborasi tampil secara berpasangan antara Adrianza dengan ninebot dan Anjasara dengan Reza SS secara bergantian. Pengunjung makin berdecak kagum pada saat gymkhana show mempersatukan ke empat aksinya dalam satu trek yang kemudian diakhiri dengan pesta asap burnout.

Aksi panggung dari pada grup band Tipe-X menutup keseruan Intersport Passion Race seri 9 yang sebelumnya pemberian piala juga dilakukan sebelum grup band Tipe-X perform di stage megah yang dipersiapkan sebelumnya pada area parkir barat Jakarta International Expo Kemayoran.
Seru kan sob? Nahh bagi yang semalem ketinggalan, masih ada kok hari ini di tempat yang sama dalam babak grand final Intersport Passion Race 2016. Ditunggu yaaa….

