Final kejurnas IXOR (indonesia xtreme offroad) individual kali ini mengambil tempat yg sama seperti final kejurnas IXOR 2014 silam. Bertempat di sirkuit gunung prahu, Gempol, Jawa Timur. Lokasi bekas penambangan pasir ini tentunya tak mudah untuk di taklukan.
Pasir dan batuan lepas menambah kesulitan yang cukup berarti bagi para offroader. Bukan hanya pasir dan batu saja yang menjadi tantangan para peserta, debu pasir turut menyumbang tantangan. Disamping menambah licin permukaan lintasan yang mengakibatkan hilangnya traksi roda, gangguan pandangan juga memaksa peserta untuk extra waspada terhadap obstacle didepannya.
Nur Cahyo, Salah satu peserta dari tim Banten Offroad sempat terguling akibat licinnya di salah satu turunan, walaupun berhasil untuk kembali melanjutkan perlombaan dengan kondisi pecah ban depan kiri, debu yang tebal membuat ia tidak dapat mengantisipasi kondisi lintasan di depannya dan terpaksa berhenti total setelah menabrak batu besar yang mengakibatkan patahnya sistim kemudi kendaraan tubularnya.
Seperti krisna didit dari galena logistic, demi memperbaiki perolehan waktu di Special Stage sebelumnya, peserta tuan rumah ini pun kembali memacu kendaraannya di SS 7, malang tak dapat ditolak, variasi kontur lintasan yang tidak mudah pun memaksa krisna didit untuk DNF setelah terjungkal.
Persaingan untuk menjadi 3 besar juara umum overall juga menjadi tontonan yang menarik antara Haji Rio Teguh dari NAV-SAT BRAM 69 yang mengandalkan UTV polaris melawan Wahyu Lamban Jatmiko dari tim Hardy’s land dengan kendaraan tubular V8 nya. Saling kejar mengejar untuk membukukan waktu tercepat antara keduanya mampu menyuguhkan atraksi yang menarik pada event final kali ini.
Lain hal ketika kelas 20 besar tercepat dimulai pada sore hari nya, rombongan UTV polaris terlihat mendominasi pada kelas ini. Seperti hal nya dari tim JRT,dari total 9 UTV polaris yang berada di 20 besar, sebanyak 6 kendaraan UTV polaris tim JRT pun mampu mencetak waktu yang cukup fantastis.
Hasil Lengkap Kejuaraan IXAI 5 Gempol:











