Yuk sedikit flashback tentang event Jelajah dan Speed Off Road Klaten akhir agustus lalu. Gambar-gambar ini tertangkap kamera secara sengaja maupun tidak sengaja. Monggo.. (mari)
Seorang peserta yang berusaha keras untuk melewati handicap pertama dalam Jelajah Off Road Klaten kategori 4×4 dengan menggunakan Suzuki Jimny.
Pada handicap ketiga, yaitu di sungai Madoh A.K.A sungai pupu A.K.A sungai kempit banyak kendaraan yang terjebak, karena batu sungai yang begitu besar dengan posisi berdekatan dengan tebing dan tidak jarang mobil harus di tarik untuk keluar dari kempit-an batu-batu besar.
Sebetulnya ini handicap kedua, tapi karena saya tersesat dihutan, akhirnya saya baru sampai handicap ini pada sore hari. Dan ini dalah Daihatsu Taft yang berusaha mendaki bukit berbatu yang cukup terjal. Pada handicap ini banyak peserta yang akhirnya memutar balik karena medan yang dilalui terlalu berat dan memakan cukup banyak waktu. (bisa-bisa 2 hari gak pulang rumah sob)
Keesokan harinya lebih banyak kejadian unik di kategori Speed Off Road yang diadakan di lapangan motocross di daerah Jimbung, Klaten.
Sampai sore hari, peserta makin memanas, kejadian-kejadian yang diluar dugaan pun mulai bermunculan.
Seperti yang dialami Daniel dari Sendang 4×4 KTS yang sudah sejak setengah lintasan terlihat mengalami permasalahan dengan suspensi mobil Taft-nya, tetapi dia masih tetap memaksakan hingga garis finis. Dan hasilnya, setelah beberapa meter melewati garis finis, as roda kiri patah.
Yang penting finis sob. Dan dia mendapat posisi ke 4 dalam kelas Under 2500cc.
Kejadian mobil terbalik pun sudah biasa.
Dan yang paling heboh, saat M. Wasrik tiba-tiba ikutan berguling-guling dengan Jimny Jeram Adventure-nya. Setelah terguling beberapa kali, mobil langsung dapat meneruskan perlombaan.
Seakan-akan kejadian itu hanya trick dari M. Wasrik untuk menghibur penonton. Padahal ya beneran sob.
Saking banyaknya trouble yang dialami peserta, tim rescue pun sampai tidak sempat beristirahat. Tetapi akan selalu ada waktu untuk seteguk kopi.
Gear gardan jebol? Gak masalah. Turunkan gardan, las dan kemudian pasang kembali.
Memang membutuhkan waktu yang cukup lama untuk memperbaikinya, tapi Bukhori yang jauh-jauh dari Malang tidak mau kedatangannya menjadi sia-sia. Dan hasilnya, taraaa.. di heat kedua Jimny yang dibakali dengan mesin Swift ini bisa bertempur kembali.
Dan ada pula yang turun dengan Jeep Cherokee dengan perubahan yang cukup besar. Terlihat dari merubah didukan suspense dan dual Unichip Dastek.
Akhirnya di akhir acara saya pun baru sadar kalau saya menggunakan sandal jepit yang dapat mengakibatkan kaki saya belang. Ohh tidaaak..



































