Event jelajah off road dalam rangka ulang tahun kabupaten Klaten ke 209 yang jatuh pada hari sabtu tanggal 24.
Diadakan 2 ketegori pada event off road kali ini, yaitu 4×2 dan 4×4 dengan total peserta hampir mencapai 550 mobil.
Peserta 4×4 dilepas oleh bapak Edi selaku ketua panitia dan pembina off road Klaten , pada pukul 2 waktu setempat.
Rute perjalanan menyusuri lereng Merapi yang diawali melewati jalananan pinggir sawah.
4×4 menyusuri daerah-daerah yg lebih extreme dari pada 4×2. Ditujukan agar lebih menantang dan sayang aja klo mobil 4×4 cuma melawati jalan datar aja, mungkin para peserta pun berpikiran sama seperti saya.
4×4 menjelajahi kurang lebih 30 km dengan total peserta mencapai lbh dari 100 peserta dari daerah jawa tengah bahkan tadi nemu peserta yang jauh-jauh datang dari Jakarta hanya untuk mencoba tantangan track di klaten. Dikarenakan track di Klaten melewati medan sungai, tanjakan berbatu, dan lumpur.
Sampainya di handicap pertama para peserta sudah mulai menghadapi rintangan sungai. Walaupun handicap ini terlihat gampang tetapi cukup tricky dikarenakan track tanjakannya itu ngepas banget sama body mobil, salah pijakan mobil bisa guling ke sungai.
Dan saya sempat berpapasan dengan salah satu peserta wanita. Bernama Prestiska 22 tahun asal Klaten yang menaiki hardtop putih.
Sayang sekali pada handicap 1 terjadi insiden berupa tergulingnya Jimny milik Ilham peserta asal Magelang. Dan sesaat setelah itu Ilham dan penumpang belakang langsung dilarikan ke rumah sakit karena mengalami cidera. Hal itu menyebabkan terjadinya penumpukan peserta, sehingga peserta lain mengalami keterlambatan untuk ke handicap berikutnya.
penasaran dengan handicap berikutnya kita pun melanjutkan perjalan.. dan sampailah kita sampai di sungai Madoh (kali pupu) yang ternyata ini adalah handicap ke 3. (Loh handicap keduanya mana???)
Disungai Madoh memiliki rintangan yang cukup sulit dikarenakan bebatuan yang cukup besar dan licin, selain itu terdapat tebing di salah satu sisi yang membuat off roader harus pandai mengendalikan kendaraannya agar tidak mengenai tebing tersebut.
Aksi para off roader pun menjadi bahan tontonan yang menarik untuk penduduk sekitar. Tidak jarang pula para penduduk bersorak memberi dukungan kepada off roader.
Ternyata sampai pukul 5 sore sungai Madoh baru dilewati kurang lebih 10 peserta.
Penasaran apa yg terjadi dengan handicap ke 2. Ternyata terjadi penumpukan peserta juga yang dikarenakan sebuah Jimny milik Agus asal Magelang yang mengalami kerusakan pada dudukan suspensi bagian depan kiri yang mengakibatkan roda tidak dapat dikendalikan.
Jimny baru bisa keluar sekitar pukul 6 petang dengan dibantu team rescue dan teman setimnya.
Akhirnya off roader dibelakangnya dapat melewati handicap 2. Tetapi ternyata tidak semua kendaraan dapat melalui medan tersebut dengan lancar. Sehingga terjadi antrian yang cukup panjang untuk melewati medan tersebut.
Karena waktu sudah terlalu larut akhirnya panitia memutuskan sebagian peserta yang belum melewati handicap ke 2 untuk memutar balik kendaraannya langsung menuju handicap ke 3 (sungai Madoh)
Hingga pukul 9 malam saat sampai di alun-alun Klaten kami hanya melihat sekitar 10 off roader yang sudah berhasil finish.
Salah satunya adalah bapak Suryantono asal Klaten.























