Asia Cross Country Rally umumnya dikenal sebagai AXCR” diadakan pada bulan Agustus setiap tahun dan dimulai dari Thailand ke berbagai negara lain, rute yang ditempuh melalui daerah pegunungan, hutan, sisi pantai, perkebunan, lintasan tarmac dan jalan berlumpur dan berbatu. Acara ini dimulai dari tahun 1996 diadakan di 8 negara seperti: Kerajaan Thailand, Malaysia, Republik Singapura, Republik Rakyat Cina, Lao Republik Demokratik Rakyat, Republik Sosialis Vietnam, Kerajaan Kamboja, dan Republik Uni Myanmar. Namun tahun ini Pertandingan akan dimulai dan diakhiri di Thailand saja. Jarak tempuh yang akan dilalui adalah sepanjang +/- 2400 Km.

Pada tahun ini 2018. reli lintas negara Asia Disetujui oleh Federasi Otomotif Internasional (FIA) dan Federasi Internasional Motorcyclism (FIM) sama seperti Rally Dakar, dan yang terbesar lintas negara event reli di Asia.
Event yang ke 23 untuk 2018 akan dimulai dari Pattaya / Thailand pada hari Minggu 12 Agustus 2018 dan finish tanggal 18 Agustus 2017 Phnom Penh Kamboja.
Kali ini Indonesia menerjunkan team yang lebih besar. Setelah ikut secara terus menerus Asia Cross Country Rally mulai dari tahun 2015, dan tahun lalu Indonesia diwakili oleh Rudy Poa dan Kadex Ramayadi . Maka tahun ini, Indonesia diwakili oleh 2 pembalap motor dan 1 team mobil. Pembalap Motor yang akan turun di woman class adalah Irma Ferdiana dan Ayu Windari asal jember akan turun dalam kelas motor, sedangkan kelas roda 4 diwakili oleh Memen Harianto (Linggau) didampingi Rimhalsyah dan Francis Natasha (Lody) sebagai Co Driver
Pembalap motor Tim yang didukung oleh JNE dan Furukawa BATTERY ini akan mengikuti ajang reli yang ke-23 sejak digelar pertama kali di Malaysia pada tahun 1996.
Berbicara tentang peruntungan, maka tahun 2017, Team Indonesia dengan bangga mampu bersaing dengan pembalap pembalap kenamaan dari seantero dunia. Tahun lalu Kadex Ramayadi telah menorehkan prestasi yang luar biasa dengan menduduki podium 5 dan beberapa kali menjuarai Special Stage bahkan Team memperoleh peringkat 2 . Sementara, Rudy Poa menempati posisi ke 9. Untuk roda 4 tahun 2017 Indonesia memperoleh special award. Kendaraan dari Thailand yang digunakan oleh tim Indonesia tidak terlalu siap. Sehingga tidak mampu maksimal bersaing. Namun, kerusakan kendaraan yang mendera tim mobil tahun lalu, tidak menyurutkan semangatnya untuk tetap menyelesaikan selurus special stage (SS) dan mampu mencapai garis finish.
Untuk kategori motor kali ini Indonesia mencoba berlaga di kelas perempuan. dimana Team Indonesia menerjunkan dua wanita perkasa yakni Ayu Windari dan Irma Ferdiana. Dua rider yang cukup memiliki banyak pengalaman dievent motor tanah air ini diharapkan mampu meraih prestai yang baik bersaing dengan rider wanita dari negara tetangga. Irma Ferdiana dibekali sepeda motor KTM 250 EXC. Sementara Ayu Windari mengendarai Husanberg FE250 tahun 2013. Irma dan Ayu sebelum berangkat diberikan coaching oleh Kadex Ramayadi. Sepeda motor dipergunakan dipersiapkan oleh bengkel KIM (Karya Indah Motor) dibilangan Petamburan, Senen Jakarta Pusat. Rudy Poa selaku team manager dan rider kawakan ini turun tangan langsung dalam mempersiapkan sepeda motor yang akan dipergunakan.
Sedangkan pembalap mobil, Indonesia di piloti offroader kawakan asal Lubuk Linggau Sumatera Selatan, Memen Harianto (Linggau) yang bermitra dengan Rimhalsyah sebagai Co Driver dan Lody Francis Natasha. Dengan 2 orang co driver diharapkan dapat maksimal dalam membaca road book/tulip dan navigasi. Sulitnya litasan dan arah jalan merupakan tantangan yang tidak mudah untuk ditaklukkan. Rute sepanjang 2.400 km dilalui tidak dilakukan survey dihari sebelumnya. Persis seperti rally Dakar.
Kendaraan yang mereka gunakan adalah Jeep Cherokee XJ Sport berkapasitas 4.000cc bertransmisi manual. Jeep yang mereka pergunakan telah melewati ubahan baik pada sektor mesin, suspensi, maupun body.
Kendaraan dipersiapkan di MMN Jeep Works Bintaro, Tangerang selatan ini, melibatkan beberapa modifikator kawakan dalam persiapan. DSS Garage dan Hobbies Fiddoh Workshop yang mengerjakan rollbar, kaki-kaki dan Suspensi serta Hasto Fiber Glass Specialist yang memangkas bobot jeep cherokee juga Roma Autosport. Bahkan, Delium Tire membuatkan ban dengan komponen dan desain khusus yang dipersiapkan untuk lintasan di Thailand dan Kamboja. Castrolpun demikian. Menyediakan oli unggulan untuk track panjang ini.
Walaupun bukan mobil baru yang akan digunakan tapi jeep cherokee ini direstorasi dan dipersiapkan dengan matang dan seksama. Ubahan yang cukup signifikan dengan peruntukan cross country rally.
Perjuangan kelima anak bangsa ini patut kita support dan kita dukung. Setelah lama kita haus akan prestasi maka kini saatnya kita mendukung mereka untuk menorehkan hasil yang membanggakan. Setidaknya finish dengan hasil yang maksimal. Doa dari seluruh masyarakat adalah support yang luar biasa untuk duta bangsa ini. Apapun nama timnya tetap saja menjadi wakil Republik Indonesia. Mengibarkan bendera merah putih di Thailand dan Kamboja.
Melakukan upacara kemerdekaan 17 agustus dipagi hari sebelum start selalu dilakukan oleh tim Indonesia. Sebuah moment yang membanggakan sekaligus mengharukan atas nasiolisme yang tinggi dari duta bangsa.
Team Indonesia mendapat dukungan dari IMI berupa kemudahan FIA dan FIM License. demikian pula dukungan dari Indonesia Offroad Federation (IOF) , dukungan kedua Institusi Olah Raga bermotor di Indonesia ini mempermudah team Indonesia berlaga di event ini. kami sangat bangga Indonesia bisa bertarung di Event Internasional, semoga Team JNE FURUKAWA BATTERY Indonesia Rally Team bisa membawa harum nama Indonesia ujar Askar Kartiwa Ketua Umum IOF. Senada dengan yang disampaikan oleh Sekjen IMI Pusat yang menyatakan Kami akan mendukung penuh keikut sertaan Indonesia dalam Event ini dan kami akan membantu proses perijinan yang terkait
JNE, perusahaan kurir terbesar di Indonesia dan Furukawa Battery yang merupakan produksen aki berkualitas in merupakan sponsor yang patut kita acungi jempol. Secara konsisten membantu tim Indonesia untuk rutin menjadi peserta AXCR.
Dalam keikut sertaan team Indonesia, maka Team JNE Furukawa BATTERY Indonesia Rally team, melakukan persiapan sebaik baiknya, team JNE Furukawa BATTERY Indonesia Rally team ini melakukan latihan secara serius di tempat asalnya Jember dan Bali. Mereka latihan navigasi maupun latihan fisik serta penguasaan kendaraan. Team juga mempelajari sebaik baiknya medan yang akan di lalu dan juga kompetitor yang akan berlaga di event AXCR ini.
Asian Cross Rally Championship ini dirancang untuk melalui berbagai medan seperti hutan, rawa-rawa, sungai dan bahkan padang pasir. Dalam beberapa tahun terakhir reli ini boleh dibilang lumayan komplit dalam memberikan berbagai tantangan alam.
Indonesia beberapa kali ikut serta dalam event sejenis, sebut saja Mas Tinton Suprapto, dan Kasih Hanggoro yang telah mencicipi rally Dakar dengan taruhan nyawa tersebut. Kasih hanggoro dengan panggilan Aang ini sudah dua kali ikut Dakar rally dan belum pernah mencicipi garis finish. Begitulah Dakar rally yang mempertaruhkan nyawa dan tingkat kesulitan yang luar biasa, namun mempunyai gengsi yang juga luar biasa. Aang terakhir ikut tahun 2011, setelah itu belum ada lagi peserta Indonesia yang ikut serta. Event AXCR di Asia ini diharapkan menjadi batu loncatan pembalap kita untuk mengikuti rally Dakar.
Wijaya Kusuma Subroto selaku Advisor tim ini berharap semoga tahun berikut akan banyak pembalap kita yang mengikuti jejak tim ini. Sehingga banyak peserta dari Indonesia. Kita tunjukkan bahwa otomotif dinegara kita mampu bersaing dengan negara lain
Tadayuki Sasa seorang organizer handal dari Jepang melihat peluang ini dan membuat Asian Cross Rally Championship ini di Asia. Indonesia sudah 3 kali ikut serta dan keikut sertaan indonesia pertama menyertakan Muchlis Adis Setyawan (Adis) yang merupakan jagoan Indonesia yang pernah mencapai rangking 6 pertandingan enduro di Korea 2016. Namun kembali lagi, Adis masih belum mampu berbicara banyak di dunia internasional.
Bisa dikatakan reli ini seperti Dakar Rally namun dalam versi yang lebih pendek. Beberapa peserta dari negara tetangga pun banyak yang merupakan pensiunan rally Dakar. Banyak penggemar olah raga otomotif off-road dari berbagai negara di dunia tertarik mengikuti reli ini, baik itu roda dua maupun roda empat, karena dirancang sebagai ujian untuk kemampuan berkendara, navigasi, kerjasama tim, daya tahan, ketangguhan dan keterampilan. Total jarak tempuh adalah 2400 KM yang akan dimulai pada tanggal 12 Agustus 2018 di Pattaya Thailand.
Tentunya Indonesia akan tampil sebagai duta bangsa dengan menampilkan yang terbaik. Kami harapkan doa dan dukungan dari sponsor, masyarakat Indonesia yang tentunya sangat di harapkan agar keikut sertaan Indonesia di ajang bergengsi ini bisa mendapatkan prestasi yang maksimal.
Semoga kedepan pemerintah akan memberikan perhatian khusus untuk duta bangsa ini. Terima kasih untuk seluruh sponsor dan pendukung.

