Connect with us

Touring Car

Jordan Johan Menjaga Asa di Tengah Drama

Duel Jordan Johan dan Naufal Busro di Kejurnas ITCR 1.200
Duel Jordan Johan dan Naufal Busro di Kejurnas ITCR 1.200 (foto : TGRI)

JAKARTA – Persaingan di Kejurnas ITCR 1.200 yang mempertemukan Toyota Gazoo Racing Indonesia dengan rival utamanya, Honda Racing Indonesia, berhasil memperlihatkan pertarungan yang penuh dengan emosi.

Terlebih pada putaran ketiga, di mana Naufal Rafif Busro yang menjadi ujung tombak Honda Racing Indonesia, harus ‘turun kategori’ dari Rising Star menjadi Promotion. Alhasil, kejadian tersebut membuat banyak pihak bertanya-tanya terkait regulasi balap di Indonesia.

Terlepas dari kejadian tersebut, persaingan masih tersaji dengan begitu sengit antara Jordan dan Naufal. Meski harus kalah poin dari rival utamanya, tetapi performa tim yang kini dinahkodai oleh Dimitri Fitra Ditama, mampu melakukan banyak improve dari seri ke seri.

Pada laga pamungkas yang berlangsung pada Minggu (06/11/2022), kedua pembalap tersebut kembali terlibat ‘Dog Fight’ yang menguras emosi dan adrenalin. Bagaimana tidak, dari video onboard yang diunggah, terlihat bahwa kedua pembalap ini melakoni balap dalam tensi tinggi.

Jordan Johan pembalap Toyota Gazoo Racing Indonesia

Jordan Johan pembalap Toyota Gazoo Racing Indonesia (foto : TGRI)

“Kalau tanggapan saya itu pure aggresive antar kedua pembalap, karena kita sama-sama pingin menang, dan sama-sama ngotot serta sama-sama engga mau kalah,” buka Jordan, saat dihubungi Fastnlow.

Menanggapi pasca insiden yang banyak menuai kontroversi tersebut, Jordan dan Tim TGRI pun merasa bahwa ini benar-benar merugikan. Meski demikian, ia sudah mengikhlaskan apa yang terjadi di atas lintasan tersebut.

“Kalau dari saya dan tim ya yang jelas benar-benar dirugikan oleh insiden itu, cuma kalau menurut saya ya itu race terakhir kita di musim ini dan begitu kita lewat finish line, saya benar-benar pure ikhlas dengan apapun yang terjadi karena saya merasa sudah fight 120 persen,” imbuh pembalap dengan paras mirip artis Korea ini.

New Toyota Agya GR Sport jadi andalan Jordan Johan

New Toyota Agya GR Sport jadi andalan Jordan Johan (foto : TGRI)

Meski harus berada di bawah pesaing dalam klasemen sementara, namun adik kandung Julian Johan ini mampu memberikan impresi lain dengan memecahkan rekor lap time di sirkuit sentul pada kejuaraan tersebut.

Dalam timesheet akhir pada balapan tersebut, ia berhasil mencetak catatan waktu 1 menit 59,195 detik dan ia ditasbihkan sebagai pembalap dengan catatan waktu tercepat pada musim 2022 di Kejurnas ITCR 1.200.

“Iya untuk Kejurnas ITCR 1.200, saya pecah rekor dengan best time saya itu. Jadi kalau misalkan kemarin, mobil lagi prima banget kondisinya. Soalnya kita tetap setiap seri, kita continues development dan kalau menurut saya di seri terakhir kondisi mobil perfect,” beber Jordan terkait hasil tersebut.

Sementara itu, menanggapi performa ia dan mobil balap New Agya GR Sport, Jordan, mengungkapkan beberapa improvement yang kerap dilakukan setiap seri terus membuahkan hasil yang maksimal.

Jordan Johan (tengah) pembalap TGRI di Kejurnas ITCR 1.200

Jordan Johan (tengah) pembalap TGRI di Kejurnas ITCR 1.200 (foto : TGRI)

Terlebih dengan banyaknya drama di atas lintasan, performa Jordan patut diapresiasi lantaran mampu memaksimalkan potensi dari city car keluaran PT Toyota Astra Motor.

“Yang pasti highlight dr musim ini, jika kita breakdown lagi dari seri 1 sampai seri 2, kita masih melakukan penyesuaian regulasi. Jadi di situ hasilnya baru bisa di top 3, belom sampai nomor 1. Akhirnya di seri 3 kita improve lagi dan saya banyak belajar lagi, baru bisa kompetitif dari seri 3 sampai seri enam ini. Kita jadi sudah ketemu pace terbaiknya,” tandas Jordan atau yang akrab disapa Bubu oleh para koleganya. (*)

Comments

Copyright © 2022 Fastnlow.net. Theme by Fastnlow, powered by CV. OTOMEDIA NUSANTARA.

Connect