Jakarta, 17 April 2018 – Akhirnya Julian Johan memastikan diri akan kembali berlaga dalam balapan ‘tanah’. Namun sesuai dengan keputusannya untuk pensiun dari balapan speed offroad, Julian Johan yang akrab dengan panggilan Jeje akan menjajal kemampuannya dalam kategori balap rally. Bukan hanya berlaga di tingkat nasional, ajang internasional yang menjadi targetnya.

Hal ini diungkapkan Jeje dalam press conference yang berlangsung di J-Sky Ferris Wheel, Jakarta Garden City – Jakarta. “Ini adalah awal yang sangat realistis bagi langkah kami dengan mengikuti ajang di negara tetangga. Kami juga tidak ingin terlalu mengotot dalam mengikuti ajang yang lebih tinggi maupun lebih jauh karena ini sebagai debut kami di kancah internasional. Semua langkap dilakukan secara bertahap dan pasti.”
Empat putaran di negara bagian yang berbeda akan diikuti Jeje beserta tim One Motorsport GT Radial Evalube Helios dalam Malaysian Rally Championship 2018. Memang ajang MRC berstatus kejuaraan nasional, namun peserta yang akan mengikuti bukan hanya dari Malaysia, tetapi juga ada pembalap dari Jepang, India, China dan negara lainnya. Hal ini tentu salah satu dari target Jeje untuk bisa menguji kemampuannya.

Bergabung dalam One Motorsport GT Radial Evalube Helios, Jeje kembali akan berduet dengan Recky Resanto sebagai Co Driver yang telah satu musim balap menemaninya dalam kejuaraan Speed Offroad 2017. Khusus One Motorsport adalah tim balap dari Malaysia yang terbentuk sejak 2008, sengaja merekrut Jeje masuk dalam squad dikarenakan ingin mencari bibit baru. “Bukan hanya prestasi yang dilihat dari kemampuan pembalap tetapi personality menjadi kunci masuknya Jeje ke dalam tim One Motorsport,” ungkap Roduwan Rashid – owner One Motorsport.

Masuk dalam kelas P10 atau 1600cc dalam MRC 2018, Jeje akan menggunakan Proton Satria Neo. Mobil tipe hatchback buatan Malaysia telah diuji Jeje dan Recky agar mengetahui karakter mobil ini sebelum berlaga nantinya.”Hasil dari uji coba di awal bulan, kami telah mengetahui beberapa hal dan memberikan feedback kepada tim. Selain dimensi yang jauh berbeda dengan ‘Iron Wolf’, Sistem gerak roda depan (FWD) termasuk handling tentu menjadi salah satu perhatian kami dan terlebih bagi Jeje yang harus beradaptasi.” ujar Recky Resanto.
Kesiapan mobil tentu dibutuhkan sehingga beberapa pengaturan dilakukan agar bisa melibas berbagai medan yang akan digunakan dalam MRC 2018. Memang karakter lintasan di Malaysia tidak terlalu berbeda dengan pulau Sumatera. Tetapi setiap putaran akan bervariasi seperti padang rumput dengan kontur naik turun hingga layaknya hutan tropis yang menyeberangi sungai kecil beberapa kali.
“Nanti dalam 10 SS (Special Stage) akan terbagi dalam Sabtu dan Minggu dengan total jarak bisa mencapai puluhan kilometer. Hal ini mewajibkan kami memiliki endurance yang sangat baik sehingga menjaga kebugaran tubuh dengan berolahraga seperti lari. Apalagi saya dan Recky gemar kuliner saat berada di Malaysia.. hehehe..” ujar Jeje & Recky dengan kompak.

Julian Johan sebagai Brand Ambasador GT Radial tentu mendapatkan dukungan besar dari GT Radial yang akan berlaga dalam ajang Malaysian Rally Championship. “Julian Johan sebagai Brand Ambasador GT Radial memang tahun ini tidak berlaga dalam Speed Offroad tetapi akan tetap berlaga di ajang rally. Hal ini tentu menjadi kebanggaan bagi kami untuk bisa mendukung Julian Johan dalam balapan skala naaional maupun internasional,” Rizki Andromerdi – Brand Assistant Automobile Tire PT Gajah Tunggal TBK.

Sementara untuk kejuaraan nasional rally, Jeje dan Recky memastikan akan mengikuti 3 putaran saja. Hal ini terkait dengan jadwal balap yang mungkin bisa berbarengan dengan prioritasnya yaitu MRC 2018.”Jadwal balap kejurnas di Indonesia terkadang tidak sesuai sehingga kami takut berbarengan. Insha Allah saya memastikan akan balapan dalam 3 putaran dari kejurnas sprint rally untuk tahun ini yang tentunya waktunya aman.” Lanjut Julian Johan.

Dalam keikutsertaannya Jeje dan Recky dalam MRC 2018, sederet sponsor telah memastikan diri untuk mendukung seperti GT Radial, Evalube Helios, J’Sky Ferris Wheel, Roma Autosport hingga Mummy Khalish. Hal tentu menjadi ‘booster’ untuk meraih prestasi yang mengharumkan Indonesia.

