Connect with us

Event

Kejurnas Gymkhana 2018 putaran 1 yang Penuh Kejutan Baru

Bandung, 10 Maret 2018 – Gelaran kejurnas Gymkhana putaran pertama telah dimulai dengan GOR Arcamanik menjadi saksi petarungan seluruh pembalap yang mencapai 196 orang. perubahan besar terjadi dalam balapan yang biasanya dikenal dengan balap slalom. Mulai dari bentuk lintasan hingga peraturan lainnya.

“Jika sebelumnya kami hanya terpatok pada lintasan yang berbentuk kotak, tahun ini bisa lebih fleksibel sehingga kesulitan dari soal yang diberikan akan lebih menantang para pembalap yang berlaga. Bahkan nanti akan ada lintasan seperti huruf ‘Y’ yang menyesuaikan area dari event tersebut.” ungkap Gunawan Tjahyadi – Genta Auto & Sport.

Memang selintas dalam melihat soal yang telah diberikan beberapa waktu sebelum balapan dimulai, kesannya lintasan berkarakter ‘high speed’. Namun Vito Siagian sebagai pemimpin perlombaan mengatakan akan ada beberapa kuncian yang tetap membutuhkan teknik.” 

Hal tersebut terbukti, beberapa mobil harus rela sekedar menyentuh pembatas atau malah menabrak beton pembatas. Untuk peraturan, Kejurnas Gymkhana – MLDSPOT Auto Gymkhana akan menghilangkan ‘sistem mapping’ menjelang final. Kejelian hingga konsentrasi tinggi menjadi cara terbaik untuk menang, tentunya ‘Dewi Fortuna’ sedikit berperan dalam menentukan kemenangan.

“Hal ini sangat menarik dengan tidak adanya sistem mapping, seperti menambah daya tarik tersendiri. Saya yakin dengan kemampuan para pembalap yang berlaga dan terbukti dalam kejuaraan Gymkhana Asia pada tahun lalu berhasil merebut juara,” tutur Alda Febrimora Siregar – Head of Section-Media Communication PT Gajah Tunggal TBK.

Dalam Kejuaraan Nasional kelas F yang dianggap paling bergengsi karena pertarungan mobil – mobil Modifikasi, Adrianza Yunial dari Toyota Team Indonesia TRD berhasil meraih waktu terbaik yakni 00,38,756 detik. Sementara Demas Agil dan Anjasara Wahyu yang juga berada dalam Toyota Team Indonesia TRD meraih peringkat kedua dan ketiga di kelas ini.

Kejutan justru terjadi dalam pertarungan final Kejuaraan Nasional A, Rizky TJ dari JST yang telah mengikuti ajang slalom selama 10 tahun, akhirnya berhasil merasakan podium tertinggi untuk pertama kalinya. Dengan waktu 00.38,992 detik berhasil menundukan Rinaldo SA diperingkat kedua dan Demas Agil yang harus puas meraih podium ketiga.

Hasil juara menempatkan Hernanda yang berhasil mencatatkan waktu 00,37, 963 detik setelah menundukan 14 pesaingnya dalam babak final Kejuaraan Nasional B (Gerak Roda Belakang). Penampilan Hernanda memang cukup mengejutkan bagi pesaingnya yang berisikan pembalap – pembalap senior.

Dalam kejuaraan Nasional Team A dan F, Toyota Team Indonesia TRD dengan formasi Anjasara Wahyu, Demas Agil dan Adrianza Yunial, berhak atas juara pertama setelah mengumpulkan waktu terbaik dari seluruh tim yang berlaga. Untuk Kejuaraan Nasional Team A berhasil mencatatkan 03 menit 51,982 detik dan 03 menit 41,073 detik dalam kejuaraan Nasional Team F. Sedangkan Alinka Hardianti masih terlalu tangguh bagi pesaingnya di kelas wanita.

 

Comments

Copyright © 2022 Fastnlow.net. Theme by Fastnlow, powered by CV. OTOMEDIA NUSANTARA.

Connect