Minggu, 15 juli 2018 – Gelaran ISSOM seri 3 kembali bergulir di sirkuit sentul, Bogor. Tim Bank BJB B16 AP Speed dengan 6 pembalap yang mengikuti 7 kelas di ISSOM seri 3 memastikan berjuang dalam meraih trophy juara dan tentunya poin klasemen dari setiap kelas.
Rio R. Bramantio dengan Honda Estilo nya meraih podium 1 di JSTC kelas 2b, podium 3 di JSTC kelas 3 (FFA), podium 3 di SCC kelas B1 dan podium 3 di SCC open class. Pembalap asal surabaya ini akhirnya membawa pulang 4 trophy. Pecapaian ini tidak lepas dari dukungan sponsor Bank BJB, Motul, Triumph, ASC dan rumah Keikira.

Tidak lepas dari kendala yang terjadi di kendaraan Estilo kepunyaan Rio R. Bramantio yang mengalami tersendatnya RPM yang tertahan di sekitar putaran 5000-6000 RPM yang membuat Rio R. Bramantio memperoleh waktu qtt 2:23.961 sehingga start di posisi ke 18 di balap JSTC. Begitu pula di balap SCC, Rio R.Bramantio memperoleh waktu 2:15.354 di saat qtt. Pada HJBSC memperoleh waktu qtt 2:04.658. dan 1:58.000 di balap retro dengan honda SB3 berkelir biru putih. Start dari posisi yang kurang baik tidak menyurutkan jiwa muda bonek Suroboyo ini, dengan 4 trophy yang bisa di raih membuktikan semangat dari Rio R. Bramantio.

Rian risky, adik kandung dari Rio R. Bramantio pun membawa pulang 3 trophy. Pembalap yang di dukung Bank BJB, Motul, ASC dan Rumah Keikira ini meraih podium 1 di JSTC kelas 1A, podium 2 di STC 1600 dan podium 3 di STC 1600 open class. Raihan piala ini adalah hal yang tidak di duga oleh Rian dikarenakan di saat QTT, esby sebutan kesayangan Honda Estilo tahun 1995 kepunyaan Rian Risky ini sempat terjadi troble, masuknya pecahan keramik bisi ke dalam ruang bakar dan menghancurkan salah satu piston mesin B16 nya membuat Rian tertunduk lesu di hari sabtu.

Tapi tim mekanik dari Bank BJB B16 Apspeed bisa membuat Esby kembali bertarung di hari minggu setelah membangun candi di hari sabtu hingga minggu pagi hari. Tapi ada perolehan baru dari Rian Risky, yaitu catatan waktu yang baik di qtt JSTC, 1:48.732 merupakan catatan waktu terbaik dari Rian Risky. Meskipun sempat start dari pit line di balap super touring championship, Rian Risky menunjukan performa terbaiknya dan akhirnya bisa finish dengan catatan waktu 18:47.353 di balap 10 Lap ini.

Nasib yang kurang beruntung pun di alami oleh M. Herdy di saat QTT, M. Herdy sempat bersandar manja dengan tembok pembatas setelah R1 dan membuat di keesokan harinya M. Herdy harus start dari posisi 20, nomor bungsu di barisan pasukan kecepatan tinggi JSTC. Tetapi, pembalap yang di dukung oleh Bank BJB, Motul, Rumah Keikira dan ARSY coffee ini bisa menyodok masuk ke barisan depan hingga akhirnya bisa finish dengan membawa pulang 2 trophy, podium 2 di kelas 1B dan podium 2 di kelas 3 balap JSTC dengan catatan waktu 16:12.200.

Kendaraan dengan nomor start 20 kepunyaan dari Novinsyah sangat di sayangkan tidak bisa finish saat balapan JSTC. Di karenakan kendaraan Civic Nouva Novinsyah bersandar dengan cukup keras ke pembatas beton di sebelah Kiri setelah tikungan R2. Hilangnya grip roda belakang adalah penyebap bersandarnya mobil novinsyah ke tembok beton.

Honda SB3 dengan nomor start 7 kepunyaan dari Alvin mengalami retaknya kaca depan secara merata keseluruh bagiannya, dan hal ini yang menyebapkan alvin kurang bisa memacu kendaraan nya secara maksimal karena hilangnya jarak pandang yang terhalang karena retaknya kaca depan, “saya hanya bisa melihat ke sisi kanan atau kiri kaca untuk lihat jalur lintas sirkuit dan hingga akhirnya masuk ke pit” ujar alvin. Krikil yang memgantam kaca depan alvin adalah penyebab retaknya kaca depan mobil honda wonder kepunyaan alvin. Tapi ternyata alvin masuk ke dalam pit setelah menempuh lebihy dari 7 lap atau lebih dari 80% total lap yang harus di tempuh yaitu 9 lap. Dan pada akhirnya alvin meraih podium ke 3 di kelas 1A JSTC.

Iwan Sidharta mengunakan Honda Brio putihnya tampil aman dan meraih podium ke 3 di balap Honda Jazz Brio Speed Challange. “Bismillah aja mas, mobilnya ya larinya segini Aja. Alhamdulillah bisa dapat piala, tidak menyangka juga sebetulnya” ujar Iwan Sidharta.

Bonus foto:













