PURWOKERTO – Pasca performanya menurun di putaran keempat Kejurnas Slalom 2023 yang berlangsung di Cianjur, Jawa Barat, beberapa waktu lalu. Kini, Anjasara Wahyu berhasil bangkit membawa Toyota Gazoo Racing Indonesia berjaya.
Pada putaran kelima yang berlangsung di GOR Satria, Purwokerto, Sabtu (2/9/2023), peslalom berkacamata ini berhasil menuntaskan pertarungan dengan meraih juara pertama di Kelas A dan F dengan bermodalkan Toyota Agya.
Berdasarkan hasil akhir dari partai final di Kelas A, putera pertama Petrus Aviantoro tersebut berhasil menorehkan catatan waktu tercepatnya 41,363 detik. Sementara di Kelas F, bersama Toyota Agya yang telah dimodifikasi, ia juga tampil sebagai yang tercepat lewat torehan waktu 52,951 detik.
“Puji Tuhan, kerja keras tim ini telah berhasil membuahkan kemenangan,” ujarnya singkat kepada FastnLow.

Di Kelas A dan F Anjasara Wahyu berhasil jadi yang tercepat (Adrenal Rio)
Meski banyak dijagokan untuk menjadi jawara pada putaran kemarin, tetapi perjuangan seorang Anjasara Wahyu tidaklah mudah. Apalagi jika melihat performa tim lawan seperti Banteng Motorsport yang tampil impresif, ia harus memiliki strategi menyerang agar bisa mengatasi persaingan.
“Persaingan seru banget, Banteng Motorsport mendominasi dan terbukti dari heat satu dan dua, mereka selalu ada di papan atas. Dan pada saat final, mereka juga bisa bertahan lama dengan catatan waktu tercepatnya,” sambung Anjas.
Menjadi the last man dari kubu Toyota Gazoo Racing Indonesia, tentu tumpuan beban menjadi semakin berat di pundak suami Felicia Ivana ini. Beruntung, penampilannya yang gemilang saat menari di atas lintasan dapat dibaca dengan baik oleh Manager Operasional TGRI, Fachri Ilham, yang menyaksikan pertarungan dari dekat garis start.
Ia dapat tersenyum saat melihat catatan waktu peslalom ini menyelesaikan sektor demi sektor di atas lintasan.

Toyota Agya berhasil antarkan Anjasara Wahyu raih double winner di Purwokerto (Adrenal Rio)
Bagi Anjasara Wahyu, kemenangan yang ia persembahkan tersebut merupakan sebuah mukjizat yang diberikan oleh Tuhan kepadanya pada malam itu.
“Bagi saya ini adalah mukjizat, karena kalau bicara data dari heat satu, heat dua dan menuju heat final, jarang-jarang kita bisa naik signifikan catatan waktunya. Dan tadi kita berhasil imrove dengan naik 0,7 detik dari heat sebelumnya,” imbuhnya.
Berkat kemenangan tersebut, kini Anjasara Wahyu dapat sedikit tersenyum lega sebelum berjibaku pada leg final yang bakal berlangsung di Bandung, Jawa Barat, pada Oktober 2023 (*)

