BOGOR – Pembalap Bank BJB Delta Garage, Avan Abdullah, berhasil menumbangkan pembalap andalan Toyota Gazoo Racing Indonesia, Haridarma Manoppo, pada putaran kedua Kejurnas ITCR 1600 Max yang berlangsung akhir pekan lalu (16/7/2023) di Sirkuit Internasional Sentul, Bogor, Jawa Barat.
Dalam balapan yang berlangsung sepanjang 12 putaran, Avan Abdullah, yang menggeber Toyota Yaris, berhasil mempertahankan posisi terdepan sejak lampu start dipadamkan. Ia langsung melesat untuk mengungguli ‘Macan Sentul’ tersebut pada tikungan pertama.
Hal ini rupanya sejalan dengan strategi yang telah ia rencanakan di awal. Menurutnya, momen tersebut menjadi sebuah kunci yang harus ia ambil untuk bisa memimpin jalannya balapan.
“Alhamdulillah (juara satu). Tadi kebetulan memang saya sudah rencana, gimana caranya start sebaik mungkin. Dengan melakukan start yang bagus, kan artinya saya bisa jaga momentum supaya tidak begitu ketinggalan dengan Haridarma,” buka Avan, usai balapan pada akhir pekan lalu.

Toyota Yaris milik Avan Abdullah tak terbendung sepanjang balapan
Semula, ia menjelaskan bahwa momentum start yang baik tadi, bisa menjadi sebuah cara untuk lebih menempel ke pembalap pabrikan. Andaipun ia tidak bisa mengambil alih balapan pada tikungan pertama, namun dengan gap yang tidak terlalu jauh, ia bisa memanfaatkan celah ketika Haridarma Manoppo melakukan sedikit kesalahan.
“Saat momentum dekat dengan mobil Haridarma, juga menjaga-jaga ketika dia melakukan missed, saya bisa maju. Dan akhirnya saya bisa maju, dari R1 saya pimpin balapan dan pace mobil juga oke untuk menjaga ritme balap sampai akhir dan Alhamdulillah sampai finish dengan lancar,” sambung Avan.
Performa yang ditampilkan oleh pembalap dengan nomor 89 ini, memang sudah ia persiapkan secara matang sebelum balapan. Ia menuturkan bahwa settingan mobil semua sudah diparipurnakan pada Jumat, sebelum balapan.
Dalam bincangnya tersebut, ia menjelaskan bahwa ada sebuah settingan baru yang memang ia terapkan pada mobil balapnya. Namun, apa yang ia lakukan itu tidak membuat performa mobilnya menurun.

Avan Abdullah tak tersentuh sejak lap pertama
“Dari hari Jumat kita ada masalah di enjin, lalu di kaki-kaki, akhirnya kita bikin satu perubahan yang kalau berhasil paling enggak bisa lebih kenceng atau performanya sama kaya sebelumnya. Jadi kita gamblingnya bukan antara baik dan buruk, tapi baik dan lebih baik,” tambahnya.
Tentunya, kemenangan yang berhasil ia raih ini sebagai pengobat luka. Pasalnya, pada putaran pertama lalu, Toyota Yaris berkelir biru ini mengalami kendala teknis sehingga ia harus menuntaskan balapan lebih awal.
“Seri satu ikut, pas kualifikasi sama superpole berhasil ke satu, tapi pas balapannya bermasalah ada final gear rusak dan sampai tidak finish,” pungkasnya sedikit menahan rasa kecewa. (*)

