Sirkuit Sentul – Usai sudah balap ISSOM seri 6 yang diselenggarakan 2 – 4 November 2018. Bank BJB B16 Apspeed kembali memberikan perlawanan sengit kepada lawan – lawannya diberbagai kelas yang mereka ikuti. Para pasukan pemacu Honda ini memang berlaga dalam kelas yang berbeda di ISSOM seri 6 seperti Japan Super Touring Car Championship (JSTC), Super Touring Car Championship (STC) div 2, Super Car Championship (SCC), Honda Brio Speed Challenge (HBSC).

M. Herdy berhasil membawa pulang dua piala, pembalap asal Cianjur ini sebenarnya kurang bernasib baik saat berlaga dalam kelas Japan Super Touring Car. Ada sedikit masalah di sektor mesin, menyebabkan M. Herdy yang di dukung oleh Bank BJB, Motul, Arsy Coffe ini harus rela di salip oleh lawan – lawan dibelakangnya.

Setelah usai balap di JSTC, M. Herdy langsung memacu Honda Nova merah berjulukan ‘Buricak Burinong’, dan berhasil meraih podium pertama pada kelas STC 1600 dan peringkat kedua dalam klasmen umum STCC div 2. Yang lebih menyenangkannya M. Herdy menorehkan New Circuit Best Lap STCC 2 (1600-Retro) yaitu 1:46.942.

Tiga trophy berhasil diraih oleh Rio R.Bramantio yang mengikuti 3 kelas di balap ini. Alhasil, tenaga cukup terkuras. Terlebih cuaca di Sentul Sirkuit cukup terik sejak pagi hingga menjelang sore hari. Mengawali laga pada pagi hari untuk balap Japan Super Touring Car di kelas 2B, Rio R. Bramantio meraih podium pertama dengan total waktu tempuh 9 Laps 16:13.585. Setelah itu langsung mengikuti balap Super Touring Car Championship 2 (1600-retro) & Super Car Championship.

Rio R. Bramantio pun meraih Podium kembali, pembalap yang didukung oleh Bank BJB, Motul, Triumph, ASC dan Rumah Keikira ini meraih podium kedua di kelas B1 Super Car Championship dan Juara Nasional kedua secara Overall Super touring Car Championship 2. “Menyenangkan sekali balap kali ini mas, karena tadi sempat fight hingga finish dengan om Imin Brata. Hal ini karena boost turbo saya untuk seri ini saya naikan ke 0,8 bar yang biasanya 0,6 bar jadi saya bisa menjaga konsistensi speed mobil saya. Meskipun sempet dari lap ke lima rem saya ada masalah hehe..” ujar Rio R.Bramantio.

Sementara itu di balap HBSC yang mengandalkan Honda Brio, Rio R. Bramantio meraih podium ke tiga promotion class mencatatkan waktu tempuh total 10 Laps 21:11.666 detik.

Alvin Mulia Rahman akhirnya bisa meraih podium setelah sempat mengalami drama rusaknya ring Piston di saat Kualifikasi. Podium ke dua di kelas 1A Jstc dan Podium ke lima di STC Retro dan podium ke 3 di STC 1600.
Iwan Sidharta melakukan catatan waktu tempuh 21:13.211 setelah menempuh 10 laps di balap Honda Jazz Brio Speed Challange.

Nasib kurang Baik di alami oleh Angling Kusumo, DNF (Did Not Finish) di balap HBSC berhenti di laps ke 5 karena ada masalah pad kendaraannya. Angling Kusumo juga berlaga dalam Kejurnas ITCC 1600 Max, berhasil meraih posisi ke tujuh secara overall dengan total waktu tempuh untuk 12 laps adalah 25:09.697.

