Connect with us

Event

Kiprah Perdana DORISFA 59 Motorsport di Kejurnas Speed Offroad 2018

DORISFA 59 Motorsport yang baru berdiri pada Kejuaraan Nasional Speed Offroad – Indonesia X-Treme Offroad Racing Championship 2018 putaran pertama, DORISFA 59 Motorsport menjadi kekuatan baru dalam perebutan gelar juara pada setiap kelas yang diikuti oleh lima pembalapnya. Kehadiran tim ini tentu menjadi warna tersendiri dalam meramaikan perebutan gelar juara secara individu maupun perebutan Juara Team.

DORISFA 59 Motorsport sebenarnya kependekan dari tiga nama dari anak H. Atuy Faturahman sebagai founder dari tim ini.”Sebelumnya saya telah mengikuti balap sejak 2012 dengan bergabung di JRT, kemudian di 2014 bersama BJM – CGRT hingga 2017. Untuk tahun ini saya membentuk tim sendiri yang mengunakan nama dari tiga nama anak saya yaitu Doni, Riska dan Fatir. Untuk 59 adalah nomor start yang saya gunakan sejak awal, Alhamdulillah dengan nomor tersebut bisa meraih banyak gelar juara,” ungkap H. Atuy Faturahman.

Memang di putaran pertama dalam kejurnas speed offroad belum menargetkan gelar Kejuaraan Team, namun formasi dari empat pembalap yang mewakili DORISFA 59 Motorsport, termasuk pembalap – pembalap papan atas seperti Erwin M. Yoga/Tinton FT (juara 1 G4.1), Yedidiah S/Reza (juara 2 G1.2), Bambang Ismulyono/Jomal dan tentunya H. Atuy Faturahman/Indra Artanto (juara 3 G5.4). Memang untuk putaran perdana berada di urutan enam dengan 30 poin, tetapi secara kelas berhasil meraih gelar juara.

H. Atuy Faturahman yang didampingi Indra Artanto berhasil meraih gelar juara ketiga di kelas G5.4 dari 13 pembalap yang berlaga. Dengan catatan total waktu 12 menit 44, 66 detik untuk empat Special Stage yang telah dijalani.

Sedangkan untuk Open Championship, H. Atuy berhasil menempati peringkat kelima tercepat dari 20 pembalap yang berlaga. “Mobil sempat over heat pada SS ketiga sehingga tidak bisa tampil maksimal, selisih waktu cukup tipis pada hasil laga ini,” ujar H. Atuy Faturahman.

Erwin M Yoga yang juga atlet berkuda nasional, berhasil meraih juara pertama untuk kelas G4.1 mengunakan mobil Jeep CJ7 andalannya. Dengan Navigator Tinton FT, sejak SS pertama Erwin M Yoga telah membuktikan dirinya menjadi yang tercepat dan berhasil mempertahankan peringkatnya dengan total waktu 15 menit 04, 147 detik. Namun sesuai peraturan tentang poin yang mengacu pada jumlah peserta di setiap kelas, membuat hanya menyumbangkan 10 poin untuk kejuaraan Team.

Yedidiah S dengan navigator Reza berhasil memperbaiki peringkatnya di Special Stage ketiga dan keempat sehingga naik satu peringkat keurutan kedua dalam kelas G1.2. Hasil akhir dari 4 SS, Yedidiah berhasil meraih waktu 13 menit 45, 761 detik sehingga meraih gelar juara kedua.

Catatan waktu tersebut pun membuat Yedidiah berlaga dalam Open Championship menggunakan kendaraan Can-Am Maverick yang akan bersaing dengan mobil – mobil tubular. Dalam dua SS di Open Championship, Yedidiah meraih waktu 6 menit 47, 160 detik dan membuatnya berada di peringkat ke 8 dari 20 pembalap.

Sedangkan Bambang Ismulyono bersama Jomal masih kurang beruntung dengan kendaraan Jeep Cherokee, total waktu dari empat SS adalah 14 menit 18, 491 detik. Waktu tersebut, membuat Bambang Ismulyono menempati peringkat 10 dari 14 pembalap.

Sementara H. Blegur yang dinavigatori Hadek meraih peringkat keempat dalam kelas G1.2 dari 9 pembalap setelah meraih waktu 15 menit 11, 924 detik.

Namun DORISFA 59 Motorsport dipastikan akan mendapat tenaga tambahan dalam perebutan poin di kejuaraan Team. Sebuah mobil untuk berkompetisi dalam kelas 6 silinder telah disiapkan oleh H. Atuy Faturahman untuk Hendry Dunan yang akan berlaga di grup G5.”Insya Allah pada seri selanjutnya mobil sudah selesai jadi bisa ikut balapan sehingga formasi semakin lengkap untuk memperebutkan poin di kejuaraan team.”

DORISFA 59 Motorsport pun telah mendapatkan dukungan dari berbagai pihak yang merupakan perusahaan batu bara, terdiri dari dari  Bina Batulicin Usaha (BBU), Cahaya Marhan Naya (CMN), Wahyu Putra Ramadhan (WPR), Surya Sakti Darma Kencana (SSDK) dan PT Berkah Tiga Berlian. “Kebetulan kami saling mendukung, untuk balapan ini mendapat dari teman – teman sehingga bisa meringankan dalam mengikuti balapan kejurnas speed offroad.” pungkas H. Atuy Faturahman.

Comments

Copyright © 2022 Fastnlow.net. Theme by Fastnlow, powered by CV. OTOMEDIA NUSANTARA.

Connect