Sentul, 23 September 2017 – Nama besar Bernard Yuwono memang telah dikenal di dunia balap slalom. Beragam gelar juara slalom pernah dirasakannya, namun keinginan besar hingga tertantang dalam merasakan adrenaline yang berbeda, Bernard Yuwono mengawali langkah perdana dengan mengikuti balap Touring pada Indonesian Sentul Series of Motorsport (ISSOM) 2017 putaran keempat.
Tidak main – main, dua kategori langsung dipilihnya. Honda Jazz Speed Challenge dan Kejurnas Indonesia Touring Car Championship (ITCC) menjadi target dalam merasakan sensasi balapan touring. Untuk Honda Jazz Speed Challenge, Bernard turun di kelas Master. Sementara di Kejurnas ITCC, Bernard yang mengusung HTJRT masuk dalam kelas 1500.
“Ingin merasakan pengalaman baru dengan adrenaline berbeda hingga kesulitan tersendiri yang membuat saya tertantang mengikuti balap touring.” ungkap Bernard Yuwono pada tim Fastnlow.net.
Terbiasa mengikuti balap slalom, tentu membuat Bernard Yuwono masih belum mendapatkan hasil maksimal pada kualifikasi.”Masih kurang maksimal untuk hasil hari ini, jujur saja masih belum mendapatkan racing line di sirkuit Sentul. Harus banyak penyesuaian karena terbiasa di slalom yang mengandalkan kecepatan rendah saat memasuki tikungan sedangkan di touring semua membutuhkan kecepatan tinggi.”
Memang Bernard Yuwono baru mengikuti balap touring pada putaran keempat dari ISSOM atau seri kelima bagi kejurnas ITCC maupun Honda Jazz Speed Challenge. Namun dirinya memastikan akan turun pada seri yang tersisa pada musim balap 2017 dan juga mengikuti seluruh rangkaian balap touring pada 2018 mendatang.
“Yang pasti saya menargetkan untuk meraih juara, saya tidak ingin setengah -setengah dan harus mengikuti seluruh balap touring pada musim balap tahun depan.” pungkas Bernard Yuwono. 



