Dengan slogannya, “Bikin Heboh”, tim yang terbentuk secara kolaboratif ini menutup tahun dengan berbagai prestasi menakjubkan yang sejujurnya tidak disangka-sangka oleh para anggotanya.
Pada pagelaran seri terakhir Kejurnas lalu, LART x BTX All stars memperoleh hasil kejuaraan umum sebagai berikut

- Juara 1 Nasional Kelas B (Rivaldi)
- Juara 1 Nasional Tim Kelas A
- Juara 4 Nasional Kelas B (Reindy BTX)
- Juara 4 Nasional Kelas A (Reindy BTX)
- Juara 5 Nasional Kelas F (Dika CH)

Raditya Putra Awangga yang merupakan seorang veteran dari tim Jangkar Miring ikut memperkuat tim LART x BTX. Memang diakui oleh Angga sendiri bahwa ia kurang latihan, mobil yang bawa dan pakai saja ternyata dirasa kurang cocok untuk soal dari panitia yang kini banyak belokan tajam mengunci dan tidak terlalu membutuhkan kecepatan tinggi. Meski catatan waktu yang diperoleh kurang maksimal, Angga tetap merasa senang dapat memeriahkan sekaligus bertemu dengan teman-teman lama, ia pun juga menganggap seri final ini sebagai kesempatan untuk pemanasan bagi dirinya jika tahun depan kembali aktif di ajang slalom.

Sebenarnya Reindy Riupassa berpotensi untuk menjadi Juara 1 Nasional Kelas A, tetapi sayangnya pada Heat 1 dan 2 dirinya sedikit mengalami underperformed. Diakui oleh banyak pembalap bahwa soal di Heat 1 terutama Heat 2 terbilang sulit karena banyak belokan yang mengunci roda kemudi. Sebegitu menantangnya, Reindy pun harus mengikhlaskan posisi nya turun dari puncak klasemen akhir dan mengisi posisi Juara 4 Nasional Kelas A


Di akhir acara, Rivaldi Febriyadi dimahkotai gelar Juara 1 Nasional Kelas B diikuti oleh Reindy Riupassa di posisi Juara 4. Di kelas F, Dika CH juga turut masuk di posisi lima besar nasional dengan meraih Juara 5 Nasional.

Jika semua berjalan lancar, komposisi dari tim LART x BTX All Stars tidak akan berubah banyak untuk musim balap slalom pada 2022 mendatang.



