Disaat snene kompetitif slalom Indonesia kedatangan dua tim pabrikan besar, Honda dan Toyota, Lindu Aji Racing Team (LART) X BTX All Star malah terbentuk sebagai hasil kolaborasi dengan tujuan utama untuk menyodok tim papan atas seperti dua tim pabrikan yang disebutkan di awal tadi.

Tim kolaborasi ini datang ke Yogyakarta dengan membawa pasukan lengkap, semua kelas mereka ikuti termasuk kelas penggerak roda belakang yang diisi oleh BTX (Reindy Riupassa). Dengan formasi yang diisi oleh Septian Fajar, Reindy Riupassa, Oldy Ardana, Dika CH, Indra Satya dan Rivaldi, LART X BTX All Star berhasil menduduki posisi Juara 2 di bawah TTI dalam hal perolehan poin tim. Dika CH, BTX, Rivaldi dan Oldy Ardhana berhasil membuat para pesaingnya khawatir akan kemampuan mereka.

Perjalanan LART X BTX All Star di Kejurnas Seri Pertama ini sebenarnya tidak terlalu mulus. Diakui bahwa sesi latihan yang dijalani terbilang minim dan tidak terlalu maksimal, apalagi mobil Kelas F yang sebenarnya masih kurang persiapan. Mobil Kelas F sebenarnya adalah mobil drag race, besarnya tenaga yang dimiliki membuat mobik ini cukup sulit dikendalikan di lintasan slalon. Oldy saja mengakui bahwa dirinya takut untuk memilotnya, apalagi mobil ini hanya bermodalkan setting chamber depan untuk dapat meliuk-liuk.

Salah satu notable driver di Seri Kejurnas kali ini adalah Dika CH yang berhasil cukup lama mempertahan catatan terbaik nya di Final Kelas F yang baru terpecahkan ketika Mario dari Banteng Motorsport turun dan di akhir event berhasil dimenangkan oleh Adrianza Yunial dari TTI.

Secara keseluruhan, para punggawa LART X BTX All Star bermain dengan baik, buktinya banyak poin yang mereka menangkan. Sebut saja ada di Kelas B2 ada Reindy Riupassa (BTX) mendapat Juara 2, Kelas B Open Rivaldi Pada Juara 1, BTX Juara 3 dan pada Kejuaraan Umum Kelas B Rivaldi dapatkan posisi 2 dan BTX di posisi 5. Kejuaraan Tim A mendapatkan posisi 2, pada Kelas F Dika CH di posisi 4, pada Kelas A1 di posisi 5. Di Kejuaraan Umum Kelas A BTX di posisi 7 dan Dika CH di posisi 10. Kejuaraan Tandem menduduki posisi 5.
.
Para anggota tim tidak menyangka dapat menyabet beberapa posisi podium setinggi ini. Tak lupa, performa mereka di seri pembuka Kejurnas ini adalah hasil dari kerjasama tim dan dukungan para sponsor yang telah menyokong pergerakan tim kolaboratif penuh talenta ini. Terimakasih sponsor dan Genta Motorsport yang telah membangkitkan geliat kompetitif slalom kembali


