Connect with us
https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js

Event

Panasnya Persaingan Kejurnas Speed Offroad Putaran 3 2019

Kejurnas Speed Offroad Putaran 3 2019 telah saja selesai diadakan pada tanggal 26-27 Oktober 2019 kemarin. Bertempatkan di Suwarnadwipa Nusantara Circuit, Muara Bungo, Jambi. Sejak pagi langit di atas Bungo tampak cerah dan suhu udara mencapai 34°C di siang harinya. Tidak ada tanda-tanda akan turun hujan, sehingga bisa diprediksi bahwa balapan putaran akhir Speed Offroad ini akan dilalui dengan habis-habisan. Aroma ketegangan pun terliat pada beberapa peserta yang sedang berada pada zona persaingan juara nasional.

SS1 dimulai tepat jam 10 pagi. Peserta pertama dari grup G2 mulai dilepas, dilanjutkan dengan grup G2, G3, G4 dan G5. Penonton pun mulai memadati tribun, saat pimpinan lomba mulai melepas mobil-mobil berkepasitas besar.

Saat menunggu SS2, terlihat double zero car dan zero car memimpin convoy komunitas Suzuki Baleno Jambi dan klub offroad BAJA yang juga berperan sebagai petugas rescue. Convoy mulai mengelilingi paddock dan berenti di garis start lintasan. Setelah semua peserta convoy siap, dilakukan convoy untuk mencoba lintasan sirkuit Suwarnadwipa Nusantara secara penuh, dimulai dari klub Suzuki Baleno dan dilanjutkan dengan klub BAJA. Selesai acara convoy, dilanjutkan dengan SS2 yang juga berjalan lancar.

Setelah SS2 ditutup, pada ruangan media tampak beberapa pembalap nasional seperti Tb Adi, Glen Nirwan dan Rifky Bachrie memberikan coaching clinic kepada para peserta convoy, dipandu oleh Memen Harianto selaku event director. Coaching clinic ini digagas untuk membangkitkan minat dari para komunitas local untuk mulai terjun dalam kegiatan Sprint Rally dan Speed Offroad.

Materi yang dibawakan antara lain mengenai pengenalan dan penguasaan kendaraan, perlengkapan safety pada kendaraan, teknik mengemudi, dan modifikasi kendaraan. Para peserta semakin antusias saat para mentor mulai memberikan tips-tips mengemudi di berbagai lintasan dengan karakter yang berbeda, termasuk di sirkuit Suwarnadwipa Nusantara. “Selain panjang, lintasan ini memiliki tikungan-tikungan yan tricky yang belum pernah ditemukan sebelu,mnya pada track speed offroad”, ujar Glen.

Untuk SS1 dan SS2 semua peserta dilepas menggunakan lintasan kanan dan kiri dengan arah clockwise. Cukup banyak peserta yang bisa membukukan waktu total di bawa 12 menit, namun untuk sementara Tb Adhi masih lah yang tercepat. Esok hari lomba akan kembali dimulai di pagi hari dan semoga langit kembali cerah.

Usai sudah seluruh rangkaian acara kejurnas di Muara Bungo, yang digelar sejak 19 Oktober lalu. Sejak pagi masyarakat Bungo sudah berkumpul di tribun dan beberapa titik yang sudah disiapkan untuk menonton, menanti para pembalap berlaga menyelesaikan 2 SS yang tersisa. Matahari cukup terlihat jelas dan suhu udara mencapai 36°. Cukup panas, meski dini hari Bungo diguyur hujan lebat. Seperti biasa SS3 dimulai dengan melepas peserta dari grup G2, dilanjutkan dengan grup G1, G3, G4 dan G5.

Seluruh SS berjalan mulus tanpa insiden apapun. SS3 dan SS4 semua peserta dilepas bersamaan menggunakan lintasan kanan dan kiri, dengan arah anti-clockwise. Selesai SS4, semua peserta menuju parc ferme dan langsung naik gate finish, untuk menerima special award, berupa medali finisher yang sudah disiapkan penyelenggara. Saat di gate finish, peserta berkesempatan berinteraksi dengan masyarakat dan foto bersama. “Sangat spesial penyelenggaraan kali ini. Bisa bertemu langsung sedekat ini dengan masyarakat Bung. Saya senang sekali bisa mencoba sirkuit baru ini, benar-benar membutuhkan skill yang tinggi. Sangat technical”, ujar Rifky Bachrie yang berhasil menjuarai kelas G5.2.

Setelah minggu lalu rekor tercepat di sikuit suwarnadwipa dipegang oleh Rifat Sungkar, minggu ini record baru dipecahkan oleh Tb Adhi yang membukukan waktu 5 menit 44 detik untuk lintasan sepanjang 7,4km. Fantastik. Kita tunggu di kejuaraan berikutnya, siapa yang akan memukul waktu tersebut.

Hasil kejuaraan selengkapnya adalah sbb:
G1.1: F Yoga Soegama/Aditya
G1.2: Marrel Suryokusumo/Udi Baboe
G2.1: Buche Febrico/Robert
G2.2: 1. Yayat Sunaryat/Asep S, 2. Adil Prakoso/Andrian Maulana, 3. M. Alghifari/Ade Muktar, 4. Dr Totong/Aan Suganda
G3.1: 1. Juar Setiadi/Ari Syam H, 2. Julizhar/Kosim
G3.2: 1. H. Irman/Dena Merdiana, 2. Dira Sulanjana/Zulfiyandi, 3. Arief Indiarto/Rommy, 4. H. Denny Arief/Wawan Arwan, 5. Tb. Aria Mandalika/Sandy Noor Z
G4.1: 1. Dang Yadi/Okke Baghia, 2. Temmy/Indra, 3. Indra Kusuma/Idham
G4.2: 1. Putra Rizky/Rizky Fauzi, 2. Amar Gazni/Fahrezi Fadh, 3. Risky Fristanto/Andika Putra, 4. H. Gandi BJB/Robby BJB, 5. M. Iksan/Omar Johan
G4.3: 1. Glenn Nirwan/Lanang D, 2. Ans Gunawan/Achmad Faisal, 3. Hari Setiawan/Tito Pratikno
G5.2: 1. Rifky Bachrie/Adi KZ, 2. Unggul Prakoso/Irfan Destian
G5.4: Tb Adhi/Popeye Aditia H

Juara Group: 1. BBG ASHRT, 2. JF Motorsport, 3. CAAS BJB Cimahi, 4. Dorisfa 59 Motorsport 1, 5. BBG ASHRT 2, 6. JF Bank Sumut, 7. Volcano Motorsport.

Juara Umum: Tb Adhi/Popeye Aditia H.

Comments

Bergabung dengan Team Baru, Gibran Semakin Menorehkan Prestasi

Karting

GR Yaris, Mobil Andalan Toyota Untuk Menangkan Ajang World Rally Championship Segera Hadir di Indonesia

Cars

Kembalinya Kejurnas Gokart di New Normal

Karting

Putaran Pertama ISSOM 2021 Hadirkan Rivalitas Dua Tim Pabrikan dan Sedikit Kejutan Lainnya.

Race event

Copyright © 2019 Fastnlow.net. Theme by Fastnlow, powered by CV. OTOMEDIA NUSANTARA.

Connect