Connect with us
https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js

Event

Pembalap Baru Panaskan Persaingan Balap ETCC 2019

Sentul – European Touring Car Championship (ETCC) yang telah memasuki usia ke 9 dalam penyelenggaraan balap touring khusus mobil – mobil asal Eropa, telah kembali memulai balapan untuk putaran pertama di musim balap 2019 (6 – 7 April). Dengan regulasi yang tidak berubah, menjadi daya tarik tersendiri bagi pembalap yang mencapai 40 starter.

Jumlah tersebut tentunya terbagi dalam dua kategori yang menyesuaikan kapasitas mesin yakni ETCC 2000 dan ETCC 3000. Namun setiap kategori atau divisi tersebut masih terbagi sesuai kemampuan para pembalap yang berlaga menjadi kelas Pro, Master, Rising Master, Promotion dan Novice untuk ETCC 3000. Sedangkan pada ETCC 2000 terbagi dalam kelas Pro, Master, Promotion dan Novice.

Pendatang baru tentu lebih didominasi oleh pembalap yang akan berlaga di kelas Novice. Walau juga ada pembalap nasional yang tahun ini memastikan ikut serta dalam balapan pada musim 2019. “Tercatat 4 pembalap baru untuk Euro 2000 dan 5 pembalap baru di kelas Euro 3000. Namun yang cukup menyenangkan adalah ikut sertanya Sunny TS sebagai pembalap nasional. Persaingan di kelas ETCC 3000 Pro dipastikan akan makin seru antara pembalap.” ungkap Titus Wahyudi – Penasehat ETCC Indonesia.

Hadirnya pembalap baru tentu meramaikan persaingan demi memperebutkan gelar juara hingga poin klasemen agar memudahkan langkah meraih gelar juara umum. Persaingan ETCC 2000 pada putaran pertama berhasil dimenangi oleh Aldio Oekon (Banteng Motorsport), diikuti Gerhard Lukita (ABM Motorsport) dan Denny Romel.

Persaingan panas diantara tiga pembalap tersebut memang telah diperkirakan oleh Titus Wahyudi, “Hasil ini bisa merefleksikan memanaskan persaingan di ETCC 2000 hingga berakhirnya musim balap 2019. Seluruh tim dan pembalap yang berlaga memiliki peluang sama dalam meraih gelar juara. Jadi makin seru untuk dilihat.”

Namun untuk balap ETCC 3000, hasil balapan gagal diperoleh setelah hujan deras yang mengguyur menjelang balap dimulai. Memang para pembalap ETCC 3000 sempat mengelilingi lintasan beberapa kali dengan kawalan Safety Car. Curah hujan yang cukup tinggi seperti tidak berimbang dengan sistem drainase sehingga genangan air dapat membahayakan para pembalap.

Rencananya para pembalap ETCC 3000 harus melakukan balapan ulang pada putaran kedua. Dengan kata lain, di ISSOM 2019 round kedua akan ada penentuan hasil balap untuk putaran pertama dan kedua. Hal ini menyesuaikan regulasi yang telah ditetapkan penyelenggara.

Comments

Mitsubishi XPANDER AP4 Tampil Perkasa Di Hari Pertama Fortuna Nusantara Tropical Sprint Rally 2021

Racers

Mitsubishi XPANDER AP4 Kembali Membuktikan Performanya Dengan Menjuarai Fortuna Nusantara Tropical Sprint Rally 2021

Rally

KEMBALI PERCAYA DIRI DI PUTARAN KETIGA, GIBRAN BAWA PULANG 4 TROPHY

Karting

SERI 3 KEJURNAS GOKART ESHARK CHAMPIONSHIP

Karting

Copyright © 2019 Fastnlow.net. Theme by Fastnlow, powered by CV. OTOMEDIA NUSANTARA.

Connect