Nama HRVRT BGM HBM sudah tak asing lagi didunia speed offroad. Namun kali ini HRVRT turut menyemarakkan Sprint Rally di ajang Kejurnas Rally De East Java Round 2, tepatnya di Sirkuit GKR Bungah – Gresik pada 21-22 April 2018 lalu.

Diputaran pertama Kejurnas Sprint Rally di Sidrap Sulsel, tim HRVRT berhasil menyabet juara pertama di Kejuaraan Team . Siapa saja pembalap yang turut menyumbangkan gelar juara ini? HRVRT menerjunkan 4 pembalap yaitu H. Rihan Variza, H. Prayoga, Tb Adhi dan Dadan Pohang. “By regulation untuk Kejuaran Team maksimal hanya 3 anggota tim yang bisa didaftarkan. Dari 3 peserta itu hanya diambil 2 peserta point terbaik”, sambut Tb Adhi.

Sirkuit sejauh 4,1 Km ini merupakan area bukit kapur, letaknya sekitar 23 Km dari Kota Gresik. “Sirkuit Sprint Rally disini bagus dan sebenarnya untuk trek masih potensial buat dikembangkan lagi”, ujar Tb Adi yang berlaga dengan mobil Cherokee.

Hari pertama, kondisi cuaca di trek sangat panas namun tak menyurutkan semangat para peserta. HRVRT cukup ‘katam’ soal urusan speed, tak perlu diragukan lagi. Dihari pertama, tim satu ini berhasil membuktikan kemampuannya. HRVRT berada di posisi ke-3 Overall, Tb adhi di posisi 3 Kelas J.2, H. Rihan ke-2 Kelas F.3 dan Prayoga ke-5 dikelas M.1. “Problemnya ditrek dilewatin banyak peserta makin hancur, apalagi yang kelas J.2 keluarnya belakangan. Jadi saat ditengah trek harus milih-milih jalan lagi”, imbuhnya.

Di event Kejurnas Rally De East Java kali ini ada 13 pembalap nasional, tentu persiapan untuk hari ke-2 tim HRVRT lebih matang lagi. “Persiapan buat besok, mobilnya dikuatin lagi dan harus lebih mateng”, tegas Tb Adhi. Kira-kira gimana ya performa HRVRT di hari ke-2? Tanpa disangka hari kedua kondisi cuaca sempat hujan deras, wah treknya bakalan lebih serem nih guys.

“Hari ini lebih seru, setelah hujan deras abis itu gerimis tipis agak lama. Jadi makin keren treknya. Udaranya lembab banget, malah jadi capek plus power mesin turun. Lintasan banyak water splash trus makin kasar permukaan tanah”, cetus Tb Adhi yang sempat ganti ban intermediate di hari ke-2. Perjuangannya tak sia-sia, setelah menyelesaikan 3 SS di hari kedua HRVRT berhasil menduduki posisi ke-3 Overall dan posisi ke-1 di Kejuaraan Team. Congratulation, guys!

Bagi Tb Adhi, sprint rally dan rally menambah pengalaman dan mengasah skill yang tidak diperoleh di Speed Offroad. “Sprint rally atau rally tempat yang tepat untuk mengasah skill karena level speed offroad sekarang sudah terlalu tinggi, semuanya high speed 50-50 antara skill dan nyali, kalau di rally skill. Ntar kalau udah lulus ditrek yang seperti ini ya di speed offroad tinggal nekatnya aja”, tutup Tb Adhi.

