TULUNGAGUNG – Putaran ketiga Kejurnas Slalom 2022 yang berlangsung Sabtu (27/08/2022) di Tulungagung, Jawa Timur, berhasil memuaskan dahaga tim Rajawali Arkato Racing Team.
Bagaimana tidak, berkat sepak terjang para peslalom andalannya di atas lintasan, membuat Manager Team RART, M Agung, merasa puas dan bangga dengan kemampuan anak asuhnya tersebut.

“Sudut pandang saya adalah, tim ini terus bergerak sesuai harapan dan keinginan yang kita rencanakan. Jadi memang tim ini seperti yang dulu pernah saya bilang, kami bergerak jangan terlalu cepat, tumbuh juga jangan terlalu cepat, besar juga demikian. Semua ini step by step dalam artian seri per seri, musim per musim, semua keinginan, semua harapan, semua rencana ini terwujud,” buka M Agung, Manager Team RART, saat berbincang dengan FastnLow.
Atas pencapaian yang telah diraih tersebut, Agung, menambahkan bahwasanya progres secara keseluruhan tim terus bergerak ke arah yang baik. Terlebih atas perolehan trofi kemenangan yang menjadi koleksi pencapaian tim
“Tapi melihat dari hasil seri tiga di Tulungagung, itu rasanya sangat menyambung dengan apa yang saya harapkan. Justru saya pribadi, di sini mewakili manajemen melihat hal ini perlu tetap teman-teman pertahankan untuk terus tumbuh perlahan, untuk terus dalam posisi yang sangat baik. Dalam arti, RART maksudnya memang belum menjadi salah satu tim yang paling besar, tapi harapan itu muncul dan harapan itu ada dalam satu atau dua tahun ke depan,” tambah Agung.

Berkat optimisme tinggi dari para peslalom serta kebolehannya dalam meramu prestasi, ia melihat tim secara keseluruhan mampu memberikan hasil signifikan untuk memberikan skema baru bagi tim-tim lain dalam kancah persaingan.
“Ini memang yang sudah saya tanamkan dan sudah on the track, mudah-mudahan satu atau dua tahun lagi RART di slalom Indonesia bisa berbuat banyak dalam arti kita bisa menyaingi tim-tim yang sudah besar dan sudah melegenda,” imbuh Agung.
Sebagai ujung tombak tim, Valentino Ratulangi, juga dinilai mampu mengayomi serta memberikan brief yang baik kepada para juniornya. Tidak hanya itu, penampilan peslalom muda RART, Feno, juga turut menyulut semangat Valentino agar tampil lebih baik lagi sebagai motivasi untuk membangun aura kompetisi yang sehat di dalam tim.

“Memang kalau boleh dibilang, seri tiga kemarin, Valentino memang saya gadang-gadang jadi ujung tombak, bisa memperlihatkan kinerja yang sangat baik. Hal itu setelah Feno masuk di tim pada saat seri 2 di Bandung kemarin. Saya melihat Valen begitu terpacu semangatnya, bagaimana ada sosok pembalap muda yang bisa menyaingi seorang senior maupun seeded,” jelasnya.
“Jadi ini persaingan yang sangat baik, persaingan yang memang punya nilai yang sangat-sangat positif dalam tim, mudah-mudahan ini menjadi pemacu untuk semua termasuk valen, karena di dua seri ini Valen cukup luar biasa karena ada saingan terdekatnya Feno Reyhan, ya mudah-mudahan Valen bisa tetap on the track atau bahkan sampai puncak performance mudah-mudahan tembus 3 besar nasional,” tandas Agung. (*)


