BOGOR – Perjuangan selama semusim yang dilakoni Defari Wibowo, pembalap Jakarta Ban Motorsport di ajang balap European Touring Car Championship (ETCC) Indonesia berakhir manis lantaran ia sukses mengunci gelar Juara Umum.
Prestasi tersebut berhasil ia raih setelah sukses mendominasi 6 putaran sepanjang musim ini, sehingga poin yang berhasil ia kumpulkan sudah cukup untuk menasbihkan dirinya sebagai Juara Umum.
Meski demikian, pembalap yang menggeber BMW E46 dengan nomor 17 ini masih harus mengikuti seri pamungkas yang digelar pada November 2023 mendatang.
“Secara pasti sudah mengunci gelar Juara Umum, tapi masih dengan syarat harus finish di seri terakhir nanti. Finish kedua, ketiga atau keempat, masih aman poinnya,” buka Defari dalam bincangnya di sela-sela balapan di Sirkuit Internasional Sentul, Bogor, Jawa Barat.

Performa Defari tidak terbendung sepanjang balapan (Foto: doc ETCC Indonesia)
Sebelum memastikan dirinya meraih gelar Juara Umum, persaingan yang terjadi di atas lintasan pada putaran keenam ETCC Indonesia, masih berlangsung sengit antara beberapa pembalap. Namun, karena pesaing utamanya Denny Rommel melakukan kesalahan saat start, pekerjaan Defari untuk berada di podium tertinggi menjadi semakin mudah.
“Rival saya Koh Rommel, sempat bersaing ketat, cuma karena pada saat start dia melakukan kesalahan teknis, jadinya dia terkena drive thru penalty, jadi dia harus masuk pit dlu, dan itu menguntungkan untuk saya,” ujar Defari diselingi tawa.
Dengan kondisi seperti itu, gap antara ia dengan Denny Rommel menjadi lumayan jauh.
“Setelah itu, gap dengan Koh Rommel menjadi lebih jauh, belum lagi ada beberapa pembalap yang lain sehingga untuk mendekat agak susah,” tambahnya.

BMW E46 Defari sukses berikan performa terbaik (foto: doc ETCC Indonesia)
Sementara itu, performa yang ditunjukkan oleh Defari pada seri keenam ini juga patut diacungi jempol. Pasalnya, mobil balap yang ia kemudikan berhasil berada di belakang Audi RS3 LMS TCR yang dikemudikan oleh Glenn Nirwan dan Ferrel Fadhil.
Secara overall, ia sukses finish di urutan ketiga, sedangkan di kelasnya, Defari, sukses menjadi pembalap pertama yang menyelesaikan balapan. (*)

