Pesta olahraga otomotif 2014 sudah berakhir, sudah banyak kejadian seru pada tahun 2014 ini, mulai dari pembalap dengan mobil-mobil baru, pembalap aspal yang mencoba mengobrak-abrik jalur tanah sampai muncul promotor olahraga otomotif yang berusaha menggairahkan dunia balap Indonesia.
Terus, gimana kabarnya 2015 nanti? Kabarnya sih masih simpang siur, tapi beberapa hal sudah terlihat persiapannya. Yang tampaknya pada tahun 2015 bakal lebih seru lagi dari 2014 ini. Yuk kita liat beberapa isu hangatnya.
Di balap Speed offroad,
Raditya PA yang pada tahun 2014 ini menjadi juara umum SMN slalom sepertinya tidak cukup puas dengan perestasinya di dunia balap itu. Pada tahun 2015 besok Raditya PA sudah merencanakan diri untuk ikut turun dalam ajang speed offroad 2015.
Dalam obrolan singkatnya dengan tim fastnlow.net Raditya PA ternyata sudah menyiapkan kendaraan tempurnya berchasis tubular yang nantinya bakal dipersenjatai dengan mesin V8 dari Corvete yaitu LS1. Kalau mesinnya seperti itu tampaknya dia akan bersaing dengan sang juara umum speed offroad (nama kerennya Racing Offroad) yang H. Rio Teguh yang juga menggunakan mesin V8. Hmm..
Kemudian sang pembalap multi skill, Demas Agil sang yang pada tahun 2014 lalu yang merupakan tahun perdananya turun tanah udah memastikan diri akan terut serta lagi dalam ajang racing offroad pada tahun 2015, namun belum dapat di konfirmasi tim mana yang beruntung mendapatkannya. Ditanya ingin masuk mana Demas hanya menjawab ” mana yang terbaik aja deh”. Cukup ambigu, tapi kita senang dia akan kembali mengacaukan dunia per tanahan lagi. Haha
Sedangkan Julian Johan (Jeje) yang pada pertengahan 2014 lalu baru menurunkan kendaraan barunya berupa Grand Cherokee (WJ) keluaran tahun 2000 akhirnya sudah mengumpulkan data untuk research pengembangan selanjutnya pada mobilnya. Jeje yang sengaja pada tahun 2014 ini tidak terlalu ngegas dalam-dalam mobilnya berencana akan memperbaiki sektor mesin dan suspensi untuk pertarungan 2015 nanti. Jeje yang membawa nama Prestone GT radial ini merasa suspensi kendaraannya masih terlalu keras, kemungkinan nantinya akan mengalami penggantian suspensi. sedangkan pada bagian mesin, Jeje masih galau dalam memilih mesin, Jeje merasa apabila masih menggunakan mesin 6 cylinder XJ yang selama ini dia gunakan nantinya dia akan sangat sulit bertarung melawan rekan-rekannya dikelas yang sama. Jadi kemungkinan besar Jeje akan mengganti mesin ini, namun akankah menggunakan V8 atau tetap bertahan dengan 6 Cylinder?
Mungkin pada sudah tau kalau tahun 2015 nanti Racing Offroad akan diadakan kembali oleh SMN dengan jumlah seri pencapai 7seri dalam satu tahun. Tidak itu saja Racing Offroad yang diadakan SMN nantinya akan bertajuk Kejurnas, sehingga kemungkinan nantinya tidak ada lagi event Racing Offroad tandingan.
Nah dengan event Racing Offroad yang semakin bergairah ini nantinya pada seri kejurnas akan ada kelas tambahan yaitu kelas khusus double cabin. Kelas yang pada seri Racing Offroad terakhir di Banjarbaru sudah di uji cobakan ini bau-baunya juga akan seru sekali. Gimana enggak seru, nantinya pada kelas ini akan kedatangan pembalap Internasional asal Indonesia. Siapa? Rifat Sungkar? Oh bukan, Rifat nantinya akan tetap turun di kelas 6 Cylinder dengan Pajero Sport saktinya itu.
Adwitya Amandio, seorang pembalap drift Internasional ini sudah memastikan diri akan turun menggunakan Isuzu Dmax di kelas double cabin. Ia merasa sudah terlalu lama dia berkiprah di balap Internasional dan dia ingin mencoba kembali balap nasional yang sedang mulai bergairah ini. Berikut hasil wawancara singkat dengan Amandio bersama tim fastnlow.net
Kok tertarik ikutan Racing Offroad sekarang?
Memang skrg offroad lagi naik daun banget. Nah mumpung udah lama gak tanding di lokal sekarang mau coba balik lagi di balap lokal. Untungnya dulu sebelum drifting basic nya saya di rally. Jadi kayaknya sih gak beda jauh.
Apa nih targetnya di Racing Offroad nanti?
mungkin tahun pertama ini pengenalan ke speed offroad karena blm pernah ada jam terbang sama sekali.
Kira-kira apa aja yang udah disiapin?
Sekarang kita lagi nyiapin mobil offroad base nya Isuzu Dmax, ya mudah-mudahan semua bisa kelar tepat waktu dan nanti kita liat prospek kita dengan mobil baru ini bagaimana, karena pasti nantinya kita melakukan RnD dengan mobil ini.
Kemudian driftnya?
Tahun depan drifting tetep masih ada jadwal ke Jepang sama Thailand.
Mantab!!!
Kemudian di dunia Slalom tidak kalah seru. Sudah lazim terjadi di setiap akhir tahun atau berakhirnya seri dalam satu tahun banyak terjadi perubahan formasi pembalap dalam sebuah tim. Nah, begitu juga dengan di beberapa tim slalom.
Demas Agil, Valentino Ratulagi dan Eddy Sadikin yang selama 2014 lalu memperkuat tim BOST (Bontang Slalom Team) sepertinya untuk tahun 2015 besok mereka akan berpindah tempat. Kemana? Belum bisa dipastikan mereka akan pindah kemana, tapi kalau dilihat dari gelagatnya kok ada kemungkinan mereka akan masuk dalam tim Jangkar Miring.
Kalau memang iya hal itu terjadi, slalom tahun 2015 mungkin bakal di dominasi Jangkar Miring. Gimana tidak, mantan juara nasional pada berkumpul disitu semua. Tapi sekali lagi, kalau nantinya itu memang terjadi.
Selanjutnya ada Anggana OHP sang pembalap slalom angkatan tahun 90an yang tahun 2014 ini kurang aktif mengikuti event slalom, kemungkinan di tahun 2015 besok dia akan kembali memanaskan aspal perslaloman nasional. Ikut tim mana? Lagi-lagi belum dapat dipastikan, tetapi kemungkinan besar nantinya dia akan bersatu dengan tim saudara kembarnya Ananta OHP di NFT Makassar.
Dan ada berita terbaru dari balap touring ISSOM di tahun 2015 nanti. Katanya ditahun depan dalam ISSOM akan mulai diadakan VW one make race. Siapa aja pembalapnya? Fitra Eri dan sang istri Rally Marina terdengar sudah siap meramaikan persaingan balap VW.














