Connect with us

Touring Car

Raden Rauf Kembali Bersinar, Tapaki Podium di ETCC Indonesia

BMW F30 jadi andalan Raden Rauf di ETCC Indonesia
BMW F30 jadi andalan Raden Rauf di ETCC Indonesia (Foto: ETCC Indonesia)

BOGOR – Pembalap NOG Motorsport, Raden Rauf, yang turun di European Touring Car Championship (ETCC) Indonesia, kembali bersinar setelah melakoni balapan penuh di putaran kelima pada akhir pekan lalu (27/10).

Sepanjang 12 lap yang berlangsung di bawah kondisi matahari sangat terik, Rauf, sukses menaklukan persaingan yang sengit di Kelas Master dan berhak naik podium di urutan kedua.

Menurutnya, berbekal hasil yang ia raih pada seri kali ini masih bisa dimanfaatkan untuk modal meraih gelar Juara Umum pada akhir musim.

Raden Rauf kembali bersinar di issom seri kelima 2024

Raden Rauf (kiri) kembali bersinar di issom seri kelima 2024 (Foto: ETCC Indonesia)

 

“Bismillah masih ada satu seri lagi kan, dan seri terakhir nanti kita gaspol. Kalau kesempatan, masih ada, tinggal kita saja bagaimana mempersiapkan seri terakhir nanti,” ujar Raden Rauf.

Memang, perjalanan pembalap yang menggeber BMW F30 bermesin turbo pada musim ini tidak bejalan mulus. Pasalnya, ia sempat mengalami insiden kecelakaan hebat sehingga membuatnya absen dan kehilangan poin klasemen.

“Alhamdulillah nih akhirnya balapan lagi, happy banget karena kan abis eksiden dan perbaikan mobil dikejarin untuk balap lagi. Concern yang pertama mobil ini sasisnya gimana, lurus enggak? (dampak insiden) Dan Alhamdulillah sasis aman,” bebernya.

Bicara mengenai pertempuran pada ETCC Indonesia seri kelima, ia berjuang ekstra lantaran mendapat perlawanan ketat dari kompetitornya.

Raden Rauf terapkan strategi untuk mengarungi balapan tensi tinggi

Raden Rauf terapkan strategi untuk mengarungi balapan tensi tinggi (Foto: ETCC Indonesia)

 

“Seri 5 ini tadi saya start dari posisi ke-5 dan langsung gaspol ke posisi ke 3. Tadi pada saat balapan, sempet diovertake jadi ke posisi empat, terus berhasil mengambil alih lagi ke posisi 3,” tukas Rauf.

Melakoni balap dengan tensi persaingan yang tinggi, ditambah dengan cuaca terik, membuat Rauf harus mengatur strategi penyerangan. Terlebih bila mengingat mobil balap yang digunakan, hal ini dapat menyebabkan temperatur mesin menjadi lebih tinggi.

“Jadi karena mobil ini turbo, itu musuhnya adalah panas. Dan tadi pas balap kalau biasanya bisa ngepol di 6.000 RPM, tadi itu gak bisa dan hanya main di 5.000an RPM. Jadi kalau dipaksakan khawatir oil temperature akan naik dan nanti akan jadi problem,” pungkas pembalap dengan nomor mobil 89. (*)

Comments

Copyright © 2022 Fastnlow.net. Theme by Fastnlow, powered by CV. OTOMEDIA NUSANTARA.

Connect