Berhasil naik ke kelas Rookie, tentu membuat Rocca J. Schwarze harus menyiapkan kendaraanya agar dapat bersaing pada musim balap drifting untuk tahun 2016 ini yang tentunya lawan-lawannya sudah menggunakan mesin speck tinggi. Rocca dipastikan tidak menggunakan kembali mobil BMW-nya.

Sang ayah, Ronald sempat berpikir untuk membeli mobil dengan speck yang lebih tinggi untuk mensupport hobby yang akhirnya menjadi serius ini, namun mungkin sudah jalannya. Rully Armando alias Dido merelakan Cefiro 2JZ-nya untuk dipergunakan Rocca selama satu musim balap 2016 ini dikarenakan Dido yang harus istirahat dari dunia balap setelah kecelakaan motor yang menimpanya.
Setelah sekian lama mempersiapkan mobil dan akhirnya waktu yang ditunggu-tunggu datang juga, latihan sekaligus moment pertama kali Rocca menggunakan Cefiro milik Dido ini. Tanpa butuh banyak waktu untuk penyesuaian Rocca langsung dapat menguasai mobil dengan baik saat sesi latihan bersama GT Radial di Karawang beberapa waktu lalu. “Saya harus beristirahat panjang setelah kecelakaan lalu lintas, kebetulan Rocca yang langsung saya bimbing memiliki karakter sama sehingga dapat beradaptasi cepat.”ungkap Dido.

Dido yang juga merupakan guru drift Rocca Bahkan juga mempercayakan pada Rocca, dua sponsor sang guru yaitu GT Radial dan Motul Oil pun juga dipastikan mendukung Rocca dalam musim balap ini.”Saya merasa harus mencari pengganti, secara kebetulan GT Radial dan Motul sangat setuju dengan usul saya. Jadi dapat dipastikan untuk tahun depan, saya dan Rocca akan mengusung sponsor yang sama.”lanjut Dido.

Beberapa waktu lalu, Fastnlow.net memang sempat diajak untuk menghadiri sesi perkenalan antara Motul dan Rocca. Disana Motul yang diwakili Manager Marketing & Sales dan mereka setuju untuk mensupport penuh Rocca sama seperti Motul mensupport Dido.

Kembali pada latihan resmi, Rocca terbukti sangat mudah beradaptasi dengan Nissan Cefiro yang telah menggunakan Brian Crower 2JZ dengan dukungan turbo Garret GTX3582r dan ECU Haltech Ps200 ini. Sedangkan untuk perpindahan perseneling menggunakan gearbox R154.
Urusan kaki-kaki Nissan Cefiro tetap menggunakan buatan Bening Motor yang dipercaya mampu mengakomodir kebutuhan traksi ban pada permukaan aspal. “Tidak ada rubahan untuk settingannya karena karakter Dido dan Rocca tidak berbeda jauh, ungkap Purba sebagai tuner sekaligus pemilik Bening Motor.
GT Radial tipe SX2 ukuran 245/35 dan velg Lenso ring 18 tentu dipercayakan untuk meningkatkan traksi dan performa saat melibas medan drifting.

Dari hasil sesi latihan dan mencoba mobil, Rocca mampu menyesuaikan dengan baik dan membuktikan kemampuannya. “Memang sangat berbeda dengan BMW saya yang sebelumnya. Secara performa mesin sangat bagus dan langsung jatuh cinta dengan kaki-kaki buatan Bening Motor yang sangat sesuai dengan karakter saya,” ujar Rocca dengan senyum mengembang.
Memang Rocca tidak langsung puas dengan hasil latihan pertamanya, dirinya kembali mencoba pada sesi selanjutnya dengan langsung bombing oleh Dido. Hasilnya Dido terlihat sangat puas dan kepercayaanya dibayar dengan kemampuan Rocca. “Jujur saja, melihat hasil latihan dari Rocca hari ini, ‘Beyond Expectasi’. Tidak menyangka kalau Rocca dapat dengan mudah beradaptasi dan hasilnya sangat melampaui harapan saya.” Tambah Dido.

Dengan ‘senjata baru’ dan dukungan GT Radial plus Motul Oil, Rocca yakin akan dapat berprestasi dan meraih targetnya dalam kejuaraan drifting di Indonesia.

