Perjalanan rombongan Meratus Expedition 2017 mulai merasakan trek ‘bejat’ di pegunungan Meratus – Kalimantan Selatan. Satu kendaraan pun sempat mengalami kendala setelah masuk ke dalam jurang. MEX 2017 yang memulai start 8 April dan rencananya finish pada 22 April nanti, memang menjanjikan lintasan sangat sulit a.k.a ‘Bejat’ dari MEX tahun lalu bagi 80 peserta.
Dengan rintangan yang sangat sulit tentu bisa membuat laju kendaraan dan membutuhkan waktu cukup lama untuk melaluinya. Bayangkan jika satu kendaraan peserta MEX 2017 tertahan, tentu akan berakibat pada mobil 4×4 yang berada di belakangnya. Mungkin mobil terdepan bisa melalui dengan waktu sekitar 10 menit, sementara mobil selanjutnya waktu yang dibutuhkan lebih lama dan waktu pun akan terakumulasi pada kendaraan selanjutnya.
Dan akhirnya rombongan pun harus merasakan kesulitan yang membutuhkan waktu cukup lama untuk dilalui. Apalagi saat Sang Surya meninggalkan peraduannya, minimnya cahaya bisa membuat peserta harus berjuang selama 2 – 5 jam agar bisa melalui obstacle turunan, kubangan dan diakhiri tanjakan. 
Keadaan ini membuat peserta yang belum lolos untuk ‘flying camp’, pagi hari rombongan pun memutuskan untuk bergotong royong membuat jembatan darurat karena lintasan makin parah. Dengan jembatan sudah terbuat, hanya membutuhkan waktu sekitar 3 menit untuk melintasi obstacle tersebut.
Rombongan Meratus Expedition 2017 kembali melanjutkan perjalanan dan tentu semakin masuk ke dalam lintasan, beragam obstacle lebih sulit akan menanti mereka. Perjuangan melalui trek ‘bejat’ MEX 2017 masih belum berakhir.
Go… Go…. Go….

