Connect with us

Event

Saputra Project Slalom Team Mengejutkan Kejurnas Gymkhana Seri 2

Kejuaraan nasional Gymkhana dengan mengusung nama MLDPOT Auto Gymkhana 2018, yang pada kali ini berlangsung di Kota Tegal, Jawa Tengah. Acara ini dilaksanakan pada hari Sabtu 21 April 2018 yang berlokasikan di Alun – Alun Kota Tegal. Dimana pada putaran sebelumnya berlangsung di Arcamanik Sport Centre Bandung Jawa Barat pada 10 Maret 2018 lalu.

Ada Sedikit kejutan pada putaran kedua MLDPOT Auto Gymkhana 2018 kali ini. dimana ada tim slalom baru yang bernamakan Saputra Project Slalom Team. Paling mengejutkannya lagi adalah para pembalap – pembalapnya, dimana ada Dika ch, Bayu Saputra, Oldy Ardana, Ananta OHP, Alvito Hardianto dan Andi Baihaki.

Beberapa dari kalian pasti banyak yang bertanya – tanya, bukankah mereka pembalap dari Intersport ya?? Yup, betul sekali mereka dahulunya pembalap dari tim Intersport. Dan alasan mereka sudah tidak di Intersport lagi, dikarenakan tim Intersport sudah tidak ada alias bubar disebabkan oleh ‘regulasi’.

Nah dari situlah Cendekia Bayu Saputra selaku pemilik dari Saputra Project Slalom Team, mengajak para pembalap – pembalap papan atas alumnus dari tim Intersport bergabung dengan tim balap miliknya.

Walau pun terbilang baru terbentuk, Saputra Project Slalom Team telah menetapkan target untuk bisa berlaga dalam Gymkhana Asia yang akan diadakan pada Agustus di pulau Dewata, Bali. Target tersebut bukan hal yang sulit jika melihat formasi dari tim bermarkas di Semarang ini.

Dalam Kejurnas Gymkhana putaran kedua yang berlangsung pada Sabtu, 21 April 2018 di Alun – alun kota Tegal, Saputera Project Slalom Team hadir dengan membawa mobil Honda Jazz dan Honda Brio. Kedua mobil yang digunakan hanya memiliki spesifikasi kelas A. Namun para punggawa ini tetap akan berlaga di kejuaraan nasional F (modifikasi).

Heat pertama, pada kelas A Oldy mencatat catatan waktu terbaik ketika melibas lintasan dengan karakter yang sangat high speed. Bisa dikatakan, semua pebalap bisa bermain enjoy, leluasa, tanpa terbebani ‘hiruk pikuk” sponsor. Hasilnya tentu terbukti dengan keberhasilan Oldy yang bisa langsung menempati urutan pertama.

Padahal setingan mobil tidak terlalu istimewa, suspensi pun masih menggunakan Aragosta 1 way. Dibanding lawannya yang sudah banyak mengadopsi sistem 2 way. Dalam putaran kedua dari kejurnas Gymkhana adalah seri perdana yang mereka ikuti.

Hal ini disebabkan pada seri 1 mereka berhalangan berlaga bersamaan karena harus mengikuti event lainnya. Dan ini menjadi ajang pembuktian bagi para pebalap yang sempat memupuskan konsentrasi tim – tim slalom papan atas Indonesia.

Comments

Copyright © 2022 Fastnlow.net. Theme by Fastnlow, powered by CV. OTOMEDIA NUSANTARA.

Connect