Nggak terasa acara IOX Friend Challenge Yogyakarta sudah memasuki hari ketiga, yang artinya adalah puncak dari semua agenda. Dari kawasan industri Piyungan sendiri, sedari pagi memang cuaca sangat cerah dan bisa mendukung semua aktifitas hari terakhir ini.
Kali ini base camp terlihat penuh dari dua hari sebelumnya, karena untuk hari terakhir ini sendiri semua peserta tidak lagi melakukan country road, jadi hanya mengikuti SCS saja. Dua SCS, yaitu 3 dan 4 memiliki medan yang berbeda, kering dan basah.
Untuk tim A, akan melalui SCS yang ke-4, yaitu dataran tinggi yang letaknya di sebelah timur camp. Selanjutnya, medan basahnya ada di sungai yang terletak di sebelah selatan camp, grup B yang salah satunya adalah tim Hardysland HTJRT akan beradu disini terlebih dahulu.
Sebelum acara dimulai, terlebih dahulu dilakukan briefing dan doa bersama yang dipimpin oleh salah satu anggota tim Hardysland HTJRT, Pak Inung Fajar.
Pukul 09.00 WIB kedua grup telah bersiap di SCS masing-masing, dan untuk Hardysland HTJRT akan memulai aksinya terlebih dahulu yang diperdanai oleh WLJ (Wahyu Lamban Jatmiko).
Setelah aba-aba start dimulai, Wahyu Lamban melaju dengan kencang ditemani sang co-driver, Patrick. Tanpa ragu-ragu, sang juara nasional melaju membuncahkan air sungai dan disambut tepuk tangan dari para penonton.
Jawara Hardysland HTJRT yang selanjutnya adalah Pak Inung, dengan ditemani Ali sebagai co-drivernya, aksinya juga mendapat banyak tepukan dari warga yang menonton.
Setelah kedua jawara tadi, kini giliran Pak Idek dengan jeep hijaunya, namun sebelumnya didahului tim dari Bandung dengan mobil cherokee yang akhirnya tidak finish dan memerlukan bantuan rescue karena mobil mati saat berendam di air.
Meski kondisi lintasan sempat rusak, Pak Idek tetap melaju sampai ke titik tenggelamnya mobil cherokee tadi. Ternyata, jeep hijau Pak Idek pun ikut berendam dan saying sekali akhirnya juga tidak finish, nggak apa-apa deh, yang penting semangatnya mantap Pak!
SCS 4 telah menanti dan tim Hardysland HTJRT pun telah menuju kesana dan berbaris menunggu peserta terakhir. Pada SCS yang terakhir ini, Wahyu Lamban dan Pak Inung memperlihatkan aksinya di lintasan kering yang hasilnya membuat penonton terkesima dengan permainan di medan berdebu.
Setelah semua peserta selesai dengan kedua SCS tersebut, sekitar pukul 18.00 WIB, saat-saat yang ditunggu pun tiba. Ini dia pengumuman para pemenang dari event IOX FC 2015 di Yogyakarta.
Setelah sambutan dari Bapak Syamsir Alam yang merupakan salah satu pendiri IOF, kemudian urutan peserta dengan poin tertinggi pun dibacakan dan juga ternyata panitia memberikan award yang penilaiannya dilakukan secara tersembunyi.
Untuk award sendiri terbagi menjadi lima kategori, sekaligus pemenangnya:
- The best recovery: Badak 2 Jakarta
- The most helpful team: COC 1 Jakarta
- The jungle man: Mario Jepara
- The iron lady: Ika Sartika – Mandala Jawa Barat
- The best team award: Hardysland HTJRT Yogyakarta
Nah, itu dia kelima penghargaan yang diberikan kepada tim dan peserta yang memiliki nilai paling tinggi pada tiap kategori, dan tentunya ini kejutan karena peserta tidak adda yang tau dengan penghargaan dari panitia.
Selanjutnya, masih ada lagi yang dinanti, yaitu peraih poin tertinggi dalam ajang kali ini. Kira-kira siapa saja ya?
Dari urutan kelima dulu, ada Putra Sarwono/ Aan Nu dari HK Sport Magelang dengan total poin 582. Posisi ke-4 adalah Sunardi Zhang/ Sarjon dari Badak 2 Jakarta Utara, memperoleh poin 600. Untuk yang urutan ke-3 ada Much. Harjanto dari HK Sport Purworejo dengan poin sebesar 731. Untuk posisi kedua dan pertama, kira-kira siapa ya? Peserta dengan perolehan poin terbesar yang kedua adalah Wahyu Lamban Hardysland HTJRT dengan 792 dan peraih poin tertinggi juga datang dari tim yang sama, yaitu Pak Inung Fajar dengan total poin 815.
Perjuangan dan usaha yang sangat tidak sia-sia, Hardysland HTJRT dari Yogyakarta tidak hanya sukses dalam kompetisi antar peserta, tapi juga berhasil dalam membangun kekompakan bersama tim.
Selamat untuk tim Hardysland HTJRT atas kekompakan dan keberhasilannya, dan sukses terus kedepannya. Salam Offroad!
Bonus Image:















