Tidak menentunya cuaca hingga kondisi lintasan membuat para pembalap yang turun di GT Radial Auto Gymkhana putaran kedua harus memutar otak untuk menerapkan strategi jitu. Termasuk Reindy Riupassa dari HTJRT yang turun di tiga kelas berbeda yakni kelas A2, B1 dan B open.
Masuk final menjadi target utama dari Reindy Riupassa a.k.a BTX ini. Apalagi untuk kelas B yang menjanjikan persaingan sengit dalam perebutan poin untuk menjadi juara umum pada akhir musim balap 2017.
Pada heat 1, turunnya hujan membuat mobil BMW M40 sebagai mobil andalan Reindy mengalami ‘spin’ karena over power. “Kita tidak bisa fokus dalam menyetting mobil dan harus berganti-gantian dengan rekan lainnya.”
Hasilnya Reindy hanya menempati urutan ke empat pada kelas B1, sementara di kelas B open harus puas menjadi yang tercepat keenam. Sayangnya di kejuaraan Nasional B (Gerak Roda Belakang), Reindy Riupassa malah terlempar keurutan paling buncit setelah mendapatkan pinalti.
Sedangkan untuk kelas A2, Reindy yang memang tidak memprioritaskan kelas ini. Peringkat lima besar berhasil diperoleh Reindy Riupassa setelah meraih waktu total 1 menit 41, 362 detik dari dua Heat yang diikutinya.
Sementara rekan satu timnya, Koh Petrus lebih beruntung dengan meraih juara di kelas B Open dan menduduki peringkat ketiga pada B2. Dengan mobil Mitsubishi TS120, Koh Petrus berlaga secara konsisten pada heat 1 maupun 2. Sayangnya di babak final, Koh Petrus terlihat kurang maksimal. Laju mobilnya tidak seperti di heat sebelumnya, alhasil Koh Petrus harus puas diurutan keenam dalam babak final.

