Seperti yang kita ketahui, Honda Racing Indonesia baru tahun ini menjajal turun di ajang balap slalom. Karena itulah target mereka tidaklah muluk-muluk dan lebih menjadikan tahun ini sebagai fase pengenalan dan penjajakan.

Adhi Parama Sugarda selaku Corporate Communication Senior Manager PT Honda Prospect Motor (HPM) mengatakan bahwa dirinya sangat senang dengan pencapaiannya HRI di Seri terakhir Kejurnas Slalom 2021.

“Kita memang tidak menargetkan yang tinggi-tinggi ya di tahun pertama ini, karena kami (Honda) memang senang balap dan tidak harus langsung Juara 1. Balap ada di jiwa kita, jadi kami tetap happy dengan pencapaian saat ini, terlebih dengan performa dari Dwiki yang bisa meraih overall nomor 7 dan di seri ini malah Juara 1 di Kelas A3” ungkap Pak Rama.

Canya dan Dwiki (Eki) bermain dengan rileks dan baik di Seri 3. Terlebih bagi Eki yang pada kali ketiga ini menampilkan performa yang jauh lebih baik dibandingkan di Seri 1, apalagi di Seri 2 dimana ia malah mengalami sedikit cedera ringan.

Pada Seri 3 ini Eki mengantongi posisi Juara 1 di Kelas A3 dan Juara 4 Kejuaraan Umum Kelas A.

Pencapaian saat ini bagi HRI adalah titik benchmark yang harus bisa mereka lampaui di musim mendatang. Para pembalap dan tim mendapat banyak pelajaran berharga dan siap memberikan improvement yang nyata setelah melakukan evaluasi dan meningkatkan apa saja yang perlu ditingkatkan untuk mencapai prestasi yang lebih membanggakan.

Perihal musim mendatang, HRI pasti akan kembali turun di ranah slalom. Perihal susunan pembalap belum dapat menjawab secara pasti perihal adanya penambahan ataupun pengurangan jajaran pembalap. Namun, dilihat dari prestasi Canya dan Dwin (Eki) seharusnya masih bisa turun dengan nama Honda Racing Indonesia dengan improvement yang lebih jauh di 2022 nanti.




