YOGYAKARTA – Ajang Kejuaraan Daerah (Kejurda) Sprint Rally yaitu Piala Raja sukses digelar akhir pekan kemarin, Sabtu dan Minggu (13-14/8/2022) di Donokerto, Turi, Sleman Yogyakarta . Event yang berlangsung selama 2 hari tersebut diikuti oleh 48 starter yang terbagi kedalam beberapa kelas.
Angka peserta tersebut terbilang cukup banyak mengingat event kali ini diapit oleh dua event Kejurnas. Dimana minggu lalu ada rally di Toba kemudian minggu depan ada rally Meikarta.
“Jadi event yang kedua ini sesuai harapan karena kan kita jadwal minggu ini diapit 2 kejurnas. Tapi temen temen banyak yang dateng juga dari jawa timur dari jawa tengah dan lain lain,” ujar Marrel Suryokusumo, penggagas Piala Raja sekaligus peserta.

Event berlangsung dengan lancar walau di hari sabtu diguyur hujan yang sangat lebat sehingga beberapa bagian track sempat terjadi genangan. Meski demikian para pereli tetap gas pol mobil mereka untuk mendapatkan waktu terbaik.

Tidak hanya merangkul bibit pembalap baru, event ini juga memiliki misi untuk memberdayakan masyarakat lokal. Hal tersebut dibuktikan dengan menggunakan marshall dari karang taruna setempat.
Event ini rencananya akan digelar selama 3 putaran namun untuk putaran berikutnya masih tentative soal waktu penyelenggaraannya. Tapi penyelenggara menargetkan event berikutnya akan berlangsung di bulan Oktober.

“Nanti kita mau liatlah kira kira kapan dan Bisa segera mungkin kita umumin,” tambah Marrel
Sebenarnya penyelenggara memiliki dua kelas lain yaitu kelas U23 dan kelas Pick Up. Namun hingga 2 seri ini masih belum ada pesertanya. Penyelenggara berharap di seri depan dua kelas tersebut mendapatkan peserta yang turun. Terlebih untuk kelas pick up, mengingat kelas tersebut cukup diminati di area jawa tengah.

Saat ini team Gumregah Jogja Motorsport dihuni oleh beberapa pembalap berbakat tanah air bukan hanya di ajang rally tetapi touring dan drifting seperti Amandio dam juga Anjasara Wahyu. Saat ini Amandio turun di kelas F3, Anjasara Wahyu juga turun di kelas F1 serta ada Mas Adit juga dari ORD Exhaust turun di F3 juga. Ada Mas Janto juga turun di kelas R trus ada pembalap muda baru namanya Batara Batuta turun di kelas R dan Marrel turun di kelas F.

