Connect with us

Drift

Strategi Jitu Alinka Berhak Sandang ‘Queen of Drifting’ Super Drift 2018 #1

Tangerang, 6 Mei 2018 – Julukan sebagai ‘Queen of Drifting’ memang telah disandang oleh Alinka Hardianti, bukan hanya sebagai satu – satunya drifter wanita. Tapi dengan keberhasilannya menundukan Emanuelle Amandio dalam Battle final Super Drift – Indonesian Drift Championship 2018, membuatnya layak dinobatkan sebagai ‘Ratu Drifting’ Indonesia.

Alinka memang tampil mempesona dalam putaran pertama dari kejuaraan nasional Drifting, sejak latihan hingga kualifikasi dirinya mampu menjadi terbaik kedua dari ‘King of Drift’ (Amandio). Dalam babak 32 besar yang diikuti 26 drifter dari kelas Rookie dan Pro, Alinka melaju langsung ke bracket 16 besar setelah mendapatkan keuntungan ‘Bye’.

Tidak sulit bagi Alinka untuk melawan Aprisma Abay, terlebih dengan strategi jitu yang diterapkan oleh Alinka bersama sang ‘Mentor’ sehingga dapat melaju ke babak 8 besar untuk menghadapi pemenang dari battle antara M. Irdam vs Rocca J. Schwarze.

Setelah unggul dari Rocca melalui ‘one more time’ due kali, akhir M. Irdam masuk dalam empat besar untuk bertarung dengan Alinka Hardianti. Mengandalkan ‘Alkaline’ mobil BMW E36, Alinka berhasil mengubur impian dari M. Irdam dengan Nissan Cefiro nya. Sesuai keputusan 3 juri yang bertugas, ‘Ratu Drifting’ Indonesia berhak berlaga di babak final melawan Emanuelle Amandio yang unggul dari Valentino Ratulangi.

Lalu apa sebenarnya yang menjadi taktik sekaligus strategi dari Alinka Hardianti bersama tim Bank BJB HGMP Racing Team. “Saya selama berlaga mendapat support langsung tim leader yaitu Akbar Rais. Jadi selama di dalam mobil, saya mendapat tambahan informasi melalui telpone untuk melakukan tindakan. Banyak banget ilmu yang diberikan oleh Akbar Rais, hanya titik – titik tertentu saja yang diberikan info sama dia. Namun yang pasti hal ini tidak mengganggu konsentrasi saya.” ungkap Alinka.

Strategi tersebut yang membuat Alinka meraih tiket final melawan Amandio. walau sebenarnya secara mobil tidak dalam performa bagus. terlebih kendala kopling yang digunakan bawaan dari 2JZ sehingga sedikit tidak sesuai. “Keputusan mengikuti balap ini baru hari kamis, itu pun setelah mendapat kepastian dari tim owner. Alkaline sedang bermasalah sehingga baru dikejar persiapan untuk mobil. Pastinya bekal selama ini mengikuti banyak kompetisi bisa membuat mental saya bisa siap berlaga. Jujur saya baru merasakan deg-degan saat menghadapi Amandio di final, apalagi dari latihan kemaren sempat tertinggal maupun ditempel ketat saat nge lead.”

Dalam duel final Amandio vs Alinka, kedua drifter ini bermain sangat bagus. Walau dengan ‘cahaya sangat minim’ karena babak final baru digelar setelah  adzan Magrib dikumandangkan, akhirnya 3 juri memutuskan Alinka meraih gelar juara pertama dan Amandio harus rela menjadi runner up. Sementara dalam perebutan juara ketiga, Allen Yong berhasil mengatasi perlawanan Valentino Ratulangi yang hampir 5 tahun pensiun dari dunia drifting.

 

Comments

Copyright © 2022 Fastnlow.net. Theme by Fastnlow, powered by CV. OTOMEDIA NUSANTARA.

Connect