Sejak awal Turun tim slalom Haji Tjandra Racing Team (HTJRT) telah berusaha semaksimal mungkin. Jika hingga heat kedua, Adrian Septianto mampu meraih peringkat ketiga pada kelas A umum. Tak puas dengan hasil tersebut, Adrian yang menggunakan mobil Honda Jazz berhasil merebut juara kedua untuk kelas tersebut sekaligus kelas A1.
Untuk kelas F, dari HTJRT berhasil mengirimkan tiga punggawa mereka ke babak final. Mereka adalah Adrian Septianto, Ricky Herdiana dan Reindy Riupasa. Sayangnya hanya Ricky Herdiana yang mampu masuk dalam lima besar atau merebut juara ketiga. Sedangkan dua punggawa lainnya harus puas terlempar di luar sepuluh besar.
Untuk kelas B, HTJRT menurunkan kendaraan andalan yaitu BMW M40 yang baru selesai ganti baju. Mobil ini rencananya akan digunakan oleh Reindy Riupassa tapi sayangnya mengalami kendala ketika akan dibawa ke sirkuit dari hotel tempat menginap. Setelah ditelusuri, ‘timing’nya melompat dan membuat mesin kendaraan tidak berfungsi. Reindy pun harus menggunakan mobil yang biasa digunakan oleh Koh Petrus.
Di kelas B, perjuangan HTJRT cukup berat karena salah perhitungan dalam menggunakan rasio gear kecil untuk menghadapi lintasan di sirkuit GOR Saburai. Ternyata nafas yang panjang membuat salahnya perhitungan sehingga berujung sulitnya mendapatkan tenaga melibas tikungan rapat rancangan Genta Auto n Sport pada ajang kejurnas GT Radial INCS. Tetapi jawara dari HTJRT lainnya seperti Reindy Riupassa, Adrian Septianto, Koh Petrus dan Ricky Herdiana mampu mendominasi untuk lima besar dari urutan kedua.
Hasil pada kelas tim, HTJRT masih unggul dalam pengumpulan poin dalam Kejurnas GT Radial Indonesia Night City Slalom hingga putaran keempat ini.

