FnL baru saja mendapat kabar dari TLCI (Toyota Land Cruiser Indonesia) setelah menghadiri event “Land Cruiser 40 Meeting East” di Jepang pada 2-3 Juni 2018 lalu. Perhelatan ini sudah berjalan selama 18 tahun dan tahun ini diselenggarakan di Oonoji Family Camp, Gotemba, Shizuoka Prefecture, Jepang.

Empat orang dari TLCI yang hadir adalah Julius Kawilarang dari TLCI Manado yang sudah pernah 3 kali hadir dan Eko Wibowo selaku ketua TLCI Semarang pernah 2 kali hadir. Sementara Wendy Indarto (TLCI Surabaya) dan Randy Andrianto (TLCI Bandung) baru pertama kali mengikuti acara ini.

Buat kalian para pecinta Land Cruiser dijamin ngiler melihat foto-foto seputar gelaran ini. Apalagi varian langka yang tidak beredar di negeri kita. Semoga ulasan ini bisa memenuhi rasa penasaran kalian, bro.

Selain Indonesia, event yang bertema “Cheerful Cruiser” ini dihadiri beberapa peserta negara lainnya seperti Perancis, Amerika dan Filipina. Dari kota lainnya di seputar Jepang juga turut meramaikan ajang bergengsi ini diantaranya Tokyo, Shizuoka, Nagoya, Osaka dan Kumamoto Prefecture. Randy mengatakan kedatangan pecinta Land Cruiser dari Indonesia disambut dengan positif oleh panitia.

Dengan rasa kebersamaan dan kekeluargaan, hajatan ini dikemas dengan konsep family camp. Banyak peserta yang mengajak serta keluarga maupun sahabat. Kegiatannya pun relatif sama dengan ajang jambore yang biasanya dilakukan di Indonesia.

Ada api unggun, pesta barbeque dan games yang berhadiah 1 buah grill Land Cruiser. Meski ajang ini dikhusukan pada peserta 40 Series saja pihak panitia tetap membuka pintu bagi jenis Series lainnya. “Mulai dari Series 55, 60, 70, 80, 90, 100, 120, 150 dan 200”, sambut Randy.

Peserta diajak berkeliling ke Station 5 yang berada di kaki Gunung Fuji, akan tetapi untuk sesi spesial ini hanya dikhususkan untuk 40 Series. “Iya tapi ada pengecualian untuk makhluk langka Land Cruiser FJ28 buatan 1958 boleh ikut. Disana kita foto-fotoan bersama 130 kendaraan”, imbuh Randy.

Mereka tentu memiliki kesan tersendiri dalam mengikuti ajang semacam ini, bisa menambah referensi sekaligus menambah daftar pertemanan sebagai sesama pecinta Land Cruiser di penjuru dunia. “Sekalian bersilahturahmi dengan penggemar TLC di Jepang, dimana kita juga bisa melihat varian unik dari dunia per-Land Cruiseran di bumi bagian lain”, tutur Randy.

Jauh-jauh ke negara yang dijuluki Matahari Terbit, 4 orang TLCI tersebut tak mau tanggung mengikuti seluruh rangkaian acara. Meski kedinginan hingga masuk angin menimpa salah satu peserta dari Indonesia.

“Jujur sih acaranya lebih greget yang 2014, banyak lapak dan acaranya lebih variatif. Tahun ini agak beda tapi cuacanya lebih cerah jadi dapet banyak foto, selain itu banyak peserta internasional yang datang”, cetus Eko.

Usut punya usut rupanya kedatangan mereka membawa misi khusus yakni dalam rangka Safari Road to Jambore TLCI ke-4 yang akan diselenggarakan di Surabaya 2019 nanti. Ide promo ini awalnya digagas oleh Handri selaku Ketua Jambore TLCI ke-4, “Kita dapat info dari Opa Julius bahwa akan menghadiri LC 40 Meeting East, saya pikir kenapa nggak promoin Jambore TLCI ke-4 sekalian”

Keinginan tersebut disanggupi oleh Julius, lantas Ia mendapat delegasi untuk mempublikasikan event mendatang tersebut. Dari situ panitia Jambore TLCI mempersiapkan atribut demi mendukung sosialisasi dan undangan untuk 6 negara seperti Malaysia, Brunai Darussalam, Myanmar, Filipina, Thailand dan Jepang.

“Kami membawa sekitar 2 lusin kaos, stiker dan 2 buah spanduk yang akan dipasang di Jepang dan ProRock Engineering di Filipina”, cetus Wendy wakil dari TLCI Surabaya. Wendy pun menambahkan bahwa antusias mereka begitu besar dan berencana akan menghadiri Jambore di Surabaya

Jambore TLCI yang diadakan setiap dua tahun sekali ini akan menampilkan konsep yang berbeda tanpa meninggalkan rasa kekeluargaan, “Kemping tetap ada di Jambore 4 dan nantinya akan ada performa dari masing-masing chapter, pameran Land Cruiser dengan penjurian yang lebih kompetitif dan fair. Jangan lupa siapkan kendaraan kalian untuk mencoba minitrack offroad kita”, tutup Handri. Jadi penasaran ya. Well, kita tunggu saja rilis resminya ya guys!
Foto: Randy

